Kabupaten Empat Lawang kembali menghadirkan destinasi wisata baru yakni wisata air terjun, yang berlokasi di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang. Air terjun ini disebut Cughop Beradeng
Untuk menikmati segarnya air terjun ini, wisatawan harus rela berjalan kaki 2 sampai 3 jam. Melewati bukit-bukit dan perkebunan kopi.
Riki Abdiansyah, salah satu pemuda Desa Sawah menjelaskan, untuk menikmati pemandangan Cughop Duo Begadeng atau air terjun dua beradik itu, harus melewati perkebunan kopi warga, dengan menyajikan pemandangan alam yang menarik.
“Ide nama duo begadeng atau dua bersaudara ini sesuai dengan keindahan dari air terjun. Karena ada dua air terjun yang mengalir, satu besar dan satunya lagi kecil. Makanya dinamakan dua bersaudara. Ada kakak (air terjun besar) dan adik (air terjun kecil) disebelahnya,” kata Riki.
Riki yang juga sebagai Ketua Laskar Penjelajah Alam Desa Sawah mengaku air terjun yang berada di kawasan hutan bukit barisan ini belum banyak dikunjungi.
Salah satu faktornya, jarak tempuh yang lumayan jauh dan akses jalan. Lokasinya juga sudah batasan dengan Kabupaten Lahat. Air terjun ini ternyata tidak berjauhan dengan Air Terjun Tematang Asmara dan Air Terjun Luang Rindu hanya berjarak sepuluh menit perjalanan.
“Untuk akses menuju kesana membutuhkan waktu berjalan kaki sekitar dua hingga tiga jam tergantung kondisi fisik dan cuaca bahkan bisa lebih dari itu,” jelasnya.
Kadis Pariwisata Empat Lawang, Mgs Ahmad Nawawi mengatakan, objek wisata air terjun memang banyak di empat Lawang. Namun lokasi yang jauh sehingga jarang dikunjungi wisatawan.
“Kami saat ini terus mengembangkan objek wisata dibeberapa lokasi yang ada di Desa Sawah yakni Air Terjun Degian dan kedepan objek wisata lainnya,” pungkasnya.

