RELUNG.ID – Kondisi curah hujan di Sumsel saat ini kian menurun.
Beberapa wilayah di Sumsel pun diprakirakan akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga seminggu atau tujuh hari kedepan.
Demikian diakui oleh Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, Senin kemarin (28/8).
Baca Juga: Hati-hati Mobil Kalian! APAR Baru Mudah Meledak
Dia mengatakan, penurunan curah hujan ini diakibatkan meningkatnya fenomena El Nino.
Setidaknya beberapa wilayah di Sumsel, seperti di Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin dan Muara Enim diprakirakan akan mengalami HTH sepekan kedepan.
“Meskipun ada hujan, intensitasnya sangat rendah,” katanya.
Baca Juga: Ini 6 Alasan Mitsubishi Xforce Layak Dimiliki
Dia juga mengatakan, saat ini Sumsel tengah memasuki puncak musim kemarau dan diperkirakan akan berlanjut hingga September 2023.
Kondisi ini berpotensi membawa asap hasil dari kebakaran lahan masuk ke wilayah Palembang.
“Terutama saat kebakaran lahan di OKI yang arah anginnya ke arah barat daya dan tenggara akan mengarahkan asap menuju wilayah Palembang,” terangnya.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik dari Toyota Rangga Concept yang Jarang Diketahui
Saat ini, berdasarkan pengukuran konsentrasi partikulat (PM2,5), udara di Palembang sudah masuk dalam kategori sedang.
“Jadi kita harus waspada jangan sampai karhutla ini meluas akibat fenomena ini,” pungkasnya

