RELUNG.ID – Sejumlah warga yang rumahnya dekat dengan aliran sungai di kota Lubuklinggau, Sumsel diimbau dan diingatkan untuk waspada terjadinya banjir akibat luapan sungai.
Hal ini menyusul intensitas hujan mulai tinggi di Kota Lubuklinggau, Sumsel.
Tim Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau, Novi mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah daerah yang rawa.
Banjir akibat luapan sungai. Meliputi daerah Karya Bakti, Wirakarya, Cereme Taba, Muara Enim, Taba Baru dan Marga Bakti.
“Daerah tersebut terdapat aliran sungai yang kerap meluap akibat debit air meningkat di musim hujan,” kata Novi pada Selasa, (11/11/2025).
Dijelaskan, daerah Megang Sakti terdapat aliran Sungai Megang. Kemudian di Taba Baru yakni Sungai Malus, Wirakarya dan Karya Bakti yaitu Sungai Mesat.
“Nah Oktober, November, Desember dan awal Januari itu biasanya sudah masuk musim hujan,” ujarnya.
Novi mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai untuk lebih berhati-hati.
Terutama warga yang sering beraktivitas di pinggir-pinggir sungai untuk waspada banjir akibat luapan air sungai.
Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat (Yopi Karim) menjelaskan, pihaknya beberapa hari yang lalu telah menggelar apel kesiapan penanggulangan bencana alam.
Dia berharap kota Lubuklinggau tidak terjadi bencana.
“Mudah-mudahan kita di kota Lubuklinggau ini minim terhadap bencana dan sama-sama mendoakan agar Lubuklinggau selalu dalam lindungan Allah SWT terhadap bencana alam, karena memang dataran tinggi,” timpalnya.
Namun begitu sambung Yopi, tak menutup kemungkinan ada beberapa daerah yang terdampak banjir di musim hujan lantaran air sungai meluap. Dimana luapan air sungai tesebut, tambah Yopi, karena kelalaian manusia.
“Warga yang tinggal di daerah aliran sungai terkadang suka buang sampah di sungai. Beberapa waktu lalu terjadi banjir, itu salah satu penyebab,” bebernya.
Yopi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada banir. Sebab di bulan November sampai dengan Januari diperkirakan curah hujan tinggi.
“Perhatikan lingkungan sekitar, jangan sampai aliran drainase ada yang tersumbat, sehingga bisa menyebabkan banjir,” pungkasnya. (NSR)

