RELUNG.ID – Pemerintah federal AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump dan Kepala Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE), Elon Musk melakukan efisiensi anggaran.
Hal ini berdampak kepada sejumlah pemecatat diantaranya pada Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA).
Berdasarkan data setidaknya ada puluhan karyawan yang dipecat di NNSA tersebut.
Juru Bicara Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) menyebutkan jika staf yang dipecat ini merupakan karyawan percobaan dan memegang peranan administrasi dan klerikal.
“Ada kurang dari 50 orang (yang dipecat),” katanya dikutip dari reuters, Senin (17/2).
Untuk diketahui, NNSA ini merupakan bagian dari DOE yang memiliki sekitar 2 ribu karyawan dan bertanggung jawab atas pengamanan bahan nuklir berbahaya di seluruh dunia termasuk Ukraina selama konflik dengan Rusia.
Pemecatan ini merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran yang lebih luas di pemerintahan federal AS. Tercatat hingga saat ini sudah ribuan pekerja di Departemen Dalam Negeri, Energi, Urusan Veteran, Pertanian, serta Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. (LWM)

