RELUNG.ID – Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat yang disapa Yopi Karim memastikan insentif Ketua RT di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan akan segara cair sebelum lebaran Idul Fitri.
Namun insentif tersebut oleh Pemkot Lubuklinggau baru bisa dibayar untuk 2 bulan.
“Sudah jelas, kemarin sudah kita sampaikan. Artinya insentif RT itu baru bisa dibayar itu 2 bulan,” kata Yopi Karim pada Jumat kemarin, (13/3/2026).
Karena menurut Yopi, dengan kondisi pengurangan Rp 180 miliar, maka artinya dana alokasi umum tinggal Rp 358 miliar.
“Kita bagi 12 bulan, artinya sekitar 30 an, belum untuk rutin belanja pegawai dan lain sebagainya,” ujarnya.
“Makanya kita bisa saving itu sekitar Rp 5 miliar perbulannya untuk cadangan THR. Makanya RT ini baru bisa kita bayarkan cuma 2 bulan, cair sebelum lebaran. Tapi setelah lebaran kondisi normal akan kita bayar setiap bulan,” timpalnya.
Selain itu, jelang hari raya Idul Fitri pihak Pemkot Lubuklinggau mengingatkan kepada ASN agar tidak mudik lebaran dengan menggunakan mobil dinas (Mobdin). Hal itu ditegaskan Yopi Karim dengan mengatakan tidak boleh.
Kemudian, Yopi juga menambahkan, sudah ada edaran dari Kemenpan RB bahwa ASN bisa melakukan WFA diluar dari cuti bersama.
“Bahwa kita bisa melakukan WFA, artinya kita bisa bekerja di mana saja. Mungkin itu akan kita keluarkan di tanggal 16 sampai tanggal 30. Artinya di luar dari cuti bersama itu kita lakukan WFA,” pungkasnya. (NSR)

