RELUNG.ID – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberikan waktu 75 hari untuk TikTok melakukan divestasi. Hal ini dilakukan agar TikTok dapat beroperasi di AS.
Salah satu perusahaan yang tertarik untuk membeli TikTok ini yaitu Microsoft
“ada ketertarikan yang besar terhadap TikTok tapi kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi,” kata Donald Trump.
Menurutnya, banyak orang yang mengajukan penawaran terhadap TikTook ini, hal ini untuk menyelamatkan semua suara dan pekerjaan. Sehingga, Tiongkok tidak akan terlibat.
“Kita tidak ingin China terlibat, tetapi kita akan melihat apa yang terjadi,” terangnya.
Menurut Trump, dia menikmati perang penawaran di antara para kandidat untuk TikTok ini. Karena hal itu akan menghasilkan penawaran terbauk. “Jadi, jika ada perang penawaran, itu adalah hal yang bagus.” tutupnya.
Menanggapi klaim Donald Trump ini, Microsoft masih enggan bersuara terkait keterlibatan perusahaan dalam kesepakatan ini.
Untuk diketahui, TikTok memiliki 170 juta pengguna di Amerika, tetapi AS khawatir dengan hubungan pemiliknya, ByteDance, dengan Tiongkok.
Perusahaan ini diharapkan mendapatkan pembeli pada 19 Januari, dan setelah sempat menghentikan operasinya, sekarang memiliki 75 hari atau hingga 4 April untuk menyelesaikan penjualan atau menghadapi pelarangan, kecuali jika presiden AS memilih untuk menunda keputusan Mahkamah Agung lagi. (AAL)

