RELUNG.ID- Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Aktor senior Diding Boneng meninggal dunia pada Senin (3/8/2026) di usia 76 tahun. Kepergian komedian yang memiliki nama asli Zainal Abidin itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemar yang mengenalnya melalui berbagai film komedi Indonesia.
Di balik kabar duka tersebut, tersimpan perjuangan panjang Diding Boneng melawan penyakit asma kronis yang membatasi aktivitasnya dalam beberapa tahun terakhir.
Diding diketahui mulai mengidap asma sekitar tiga tahun terakhir. Kondisi tersebut membuatnya harus mengurangi aktivitas, bahkan memilih vakum dari dunia syuting demi menjaga kesehatannya.
Dalam sebuah wawancara pada awal Januari 2026, Diding mengaku terkejut saat dokter mendiagnosis dirinya mengidap asma. Pasalnya, selama puluhan tahun ia merasa tidak pernah memiliki riwayat penyakit tersebut.
“Saya sakit sudah sekitar tiga tahun ini, kata dokter kena asma. Padahal seumur hidup saya tidak pernah punya asma,” ungkap Diding kala itu.
Menurut pengakuannya, gangguan pernapasan mulai dirasakan setelah menjalani proses syuting dua film yang berlangsung cukup lama. Selama pengambilan gambar, ia mengaku kerap terpapar asap buatan atau smoke gun dalam adegan malam di kawasan hutan.
Diding menduga paparan asap tersebut menjadi awal munculnya gangguan pernapasan yang kemudian berkembang menjadi asma. Namun, ia menegaskan hal itu merupakan dugaan pribadinya dan tidak pernah menyebut adanya diagnosis dokter yang mengaitkan langsung penyakitnya dengan proses syuting.
Seiring berjalannya waktu, kondisi kesehatannya semakin membatasi aktivitas. Ia mengaku mudah mengalami sesak napas dan harus menghindari kelelahan maupun stres karena dapat memicu kekambuhan asmanya.
Akibat kondisi tersebut, Diding memilih tidak mengambil pekerjaan syuting selama kurang lebih tiga tahun. Padahal, bermain film merupakan sumber penghasilan utamanya.
“Penginnya sih syuting lagi buat cari duit. Sejak selesai film yang itu, saya belum berani syuting lagi karena kondisi fisik. Tapi ya kalau tidak syuting tidak ada pemasukan besar,” ujarnya semasa hidup.
Meski tak lagi aktif di depan kamera, Diding tetap berusaha berkarya. Ia masih menerima undangan untuk mengajar seni peran, berdiskusi, hingga menjadi mentor bagi para aktor muda.
Selama menjalani pengobatan, Diding rutin memeriksakan kondisi kesehatannya. Ia juga mendapat pemantauan berkala dari tenaga kesehatan, termasuk petugas puskesmas yang datang ke rumah untuk memantau perkembangan penyakitnya.
Pada awal Januari 2026, kondisi asmanya sempat kambuh sehingga ia harus menjalani pengobatan di Tangerang. Saat itu, keluarganya menyebut debu dari proses renovasi rumah diduga menjadi salah satu pemicu kambuhnya gangguan pernapasan, selain faktor usia yang membuat kondisi fisiknya semakin rentan.
Beberapa pekan kemudian, Diding kembali menjalani perawatan di rumah sakit akibat serangan asma. Meski sempat menjalani pengobatan intensif, kondisi kesehatannya terus menurun.
Pada Senin (3/8/2026), aktor yang dikenal luas lewat sejumlah film bersama Warkop DKI itu akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.[YKP]

