RELUNG.ID – Pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) perlahan menunjukkan geliat kebangkitan. Arus kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi ini mengalami lonjakan signifikan sepanjang November 2025, seiring mulai berfungsinya rute penerbangan internasional langsung ke Palembang.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan mencatat, sebanyak 1.110 wisatawan asing berkunjung ke Sumsel pada November 2025. Angka tersebut melonjak lebih dari 30 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menandakan meningkatnya minat wisatawan luar negeri untuk datang ke Bumi Sriwijaya.
Seluruh wisman tercatat masuk melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Pasar Asia Tenggara masih menjadi penopang utama, dengan wisatawan asal Malaysia mendominasi jumlah kunjungan. Selain itu, wisatawan dari Tiongkok juga mulai menunjukkan peningkatan yang cukup menjanjikan.
Kepala BPS Sumsel, Mohammad Wahyu Yulianti, menilai tren ini tidak lepas dari dibukanya rute internasional baru sejak pertengahan 2025. Menurutnya, kemudahan akses menjadi faktor kunci yang mendorong pergerakan wisatawan ke Sumatera Selatan.
“Pola kunjungan saat ini masih didominasi negara-negara sekitar. Ini wajar karena rute internasional yang tersedia masih relatif baru,” ujarnya.
Meski demikian, Wahyu menilai Sumsel memiliki peluang lebih besar jika mampu memperluas pasar ke kawasan Eropa. Namun, tantangan utama masih terletak pada kesiapan destinasi dan konektivitas antarwilayah.
“Potensi wisata alam dan budaya Sumsel besar, tetapi akses menuju destinasi unggulan seperti Pagar Alam masih perlu pembenahan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” jelasnya.
Di tengah keterbatasan tersebut, BPS tetap optimistis bahwa peningkatan kunjungan wisman saat ini merupakan fondasi awal bagi pengembangan pariwisata jangka panjang di Sumsel. Rute internasional yang telah beroperasi dinilai dapat menjadi pemicu tumbuhnya sektor wisata, sekaligus membuka peluang investasi di daerah.
Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan dinamika menarik. Meski pada November 2025 jumlah perjalanan keluar Sumsel lebih tinggi dibandingkan kedatangan, secara akumulatif kinerja pariwisata domestik masih mencatat tren positif.
Sepanjang Januari hingga November 2025, total perjalanan wisatawan nusantara dengan tujuan Sumsel mencapai 23,93 juta perjalanan, meningkat hampir 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.[THQ]

