RELUNG.ID- Foto dan video yang memperlihatkan satu unit mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) berada di kawasan wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, viral di media sosial.
Mobil tersebut menjadi sorotan setelah diduga digunakan untuk kegiatan piknik pribadi.
Dalam dokumentasi yang beredar, kendaraan tampak terparkir di area rumput dengan latar panorama Waduk Darma. Sejumlah orang dewasa dan anak-anak terlihat berada di sekitar kendaraan.
Dalam foto lainnya, sejumlah ibu dan anak tampak berada di dekat pintu mobil operasional tersebut.
Unggahan itu kemudian memunculkan dugaan bahwa kendaraan yang digunakan untuk mendukung distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dipakai untuk kepentingan di luar tugas operasional.
Salah satu akun Instagram @floknetizen mengunggah narasi yang menyebut kendaraan tersebut diduga digunakan untuk bertamasya oleh oknum karyawan SPPG.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Koordinator Wilayah Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kabupaten Kuningan, Nissa Rahmi, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap nomor polisi kendaraan yang terlihat dalam foto viral.
Hasil penelusuran menunjukkan kendaraan tersebut bukan merupakan unit mobil SPPG yang terdaftar di wilayah Kabupaten Kuningan.
“Mobil itu bukan dari SPPG di Darma ya. Sudah dicek dan tidak ada pelat nomor demikian. Iya (kemungkinan bukan dari Kuningan),” ujar Nissa, Minggu (4/10/2026).
Nissa menduga kendaraan tersebut kemungkinan berasal dari luar wilayah operasional Kabupaten Kuningan.
Meski demikian, ia menegaskan seluruh kendaraan distribusi SPPG tidak diperbolehkan digunakan untuk kepentingan pribadi.
“Mobil distribusi itu mobil yang SPPG sewa. Tentu tidak boleh, mobil distribusi hanya untuk pendistribusian MBG,” katanya.
Menurut Nissa, kendaraan operasional SPPG diperuntukkan mendukung penyaluran MBG kepada sasaran program, termasuk sekolah dan posyandu.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh jajaran SPPG di Kabupaten Kuningan agar tetap mematuhi petunjuk teknis, surat edaran, serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Kami mengimbau seluruh SPPG untuk tetap mengikuti aturan dan SOP yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Dengan hasil pengecekan tersebut, pihak SPPI memastikan mobil yang viral di Waduk Darma bukan unit SPPG yang terdaftar di Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas pengguna kendaraan maupun asal unit SPPG yang terekam dalam foto dan video viral tersebut.[YKP]

