RELUNG.ID – Seorang balita berusia empat tahun, Gilang ditemukan tewas mengapung di kolam retensi perkebunan Kelapa Sawit, Kamis (28/11).
Warga perumahan PTPN, RT 01 RW 10 Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang ini diduga terjatuh saat bermain dipinggiran kolam retensi tersebut.
Lurah Tanjung Kupang melalui Ketua RW 10, Amrul mengatakan, saat kejadian orangtua korban sedang bekerja di perkebunan sawit sehingga tidak mengetahui insiden tragis ini.
“Korban diduga bermain di sekitar kolam tanpa pengawasan hingga akhirnya tercebur dan tenggelam,” katanya.
Korban ditemukan saat seorang mandor perkebunan hendak membeli air galon. Kemudian, dalam perjalanannya, mandor tersebut melihat hal mencurigakan di kolam retensi yang memiliki kedalaman sekitar empat meter. Setelah didekati, ternyata ada tubuh seorang anak kecil yang sudah mengapung di permukaan air.
“Mandor itu langsung berteriak meminta bantuan warga. Setelah dievakuasi, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Diduga korban telah tenggelam selama beberapa waktu sebelum ditemukan,” jelas Amrul.
Dia pun mengimbau agar perusahaan sawit lebih memperhatikan keselamatan lingkungan di sekitar kolam retensi dengan memasang pagar pengaman di sekitar kolam, mengingat area tersebut banyak dihuni keluarga pekerja dengan anak-anak kecil.
“Ke depan, pihak perusahaan harus memberikan pengamanan di sekitar kolam agar tidak ada lagi anak-anak yang bermain di area berbahaya ini. Kita tidak ingin kejadian serupa terulang,” pungkasnya. (SLM)

