RELUNG.ID – Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Ford kini berfokus pada pickup listriknya atau dikenal sebagai Ford Ranger EV.
Model ini rencananya dijadwalkan mulai produksi pada tahun 2027 yang didasarkan platform baru yang dikembangkan tim Skunkwork.
Pickup listrik ini akan menjadi model yang terjangkau dan menguntungkan bagi penggunanya.
Meski belum banyak informasi tentang pickup listrik ini. Namun, kendaraan ini menjadi yang pertama pada Ford yang menggunakan arsitek baru.
Dikutip dari Carscoops, CEO Ford Jim Farley mengatakan, pickup ini akan melayani pelanggan yang menginginkan lebih banyak uang, jangkauan dan juga utilitas dan kegunaannya.
“Saya telah melihat banyak produk yang mengubah permainan, tetapi truk berukuran sedang harus menjadi salah satu yang paling menarik,” katanya.
Dia juga mengakui jika model ini nantinya akan menyamai struktur biaya pabril mobil China, sehingga model ini dapat lebih terjangkau dan menguntungkan.
Mengingat saat ini terjadi perang harga global yang dipicu oleh kelebihan kapasitas yang membanjiri plat nomor kendaraan listrik baru.
“Tidak ada produsen mobil yang kebal dari tantangan ini,” ujarnya.
Akibatnya, beberapa produsen mobil memangkas harga, tak terkecuali Ford yang menurunkan harga produksi untuk Mustang Mach-E 2025.
Dimana, mereka memangkas biaya sebesar USD 5.000 atau sekitar Rp78.450.000 per unit selama 24 bulan terakhir. Pemangkasan harga ini guna membantu produsen menghemat untuk meluncurkan mobil listrik baru.
“Kami akan tetap berfokus pada biaya dan menjadi lebih ramping sebagai sebuah perusahaan,” tutupnya. (AAL)

