RELUNG.ID — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus berlanjut di Sumatera Selatan, khususnya di daerah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Muara Enim, yang masih terbakar. Pemadaman lanjutan dilakukan dengan menggunakan helikopter water bombing pada Selasa (29/10/2024).
“Pemadaman lanjutan masih terus dilakukan di Pangkalan Lampam dan Sungai Menang di Kabupaten OKI serta di Gelumbang, Muara Enim, karena api di lokasi-lokasi tersebut belum padam,” ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Rabu (30/10/2024).
Sebanyak lima helikopter water bombing dikerahkan oleh Satgas Udara dalam operasi pemadaman ini. Di OKI, tiga helikopter dikerahkan untuk memadamkan api di Pangkalan Lampam, melakukan 82 kali water bombing. Meskipun sudah dilakukan pemadaman intensif, wilayah ini masih mengeluarkan asap tebal.
Pemadaman di Pangkalan Lampam juga dibantu oleh Satgas darat yang mengerahkan personel ke Desa Lirik. Di sana, sekitar 20 hektare lahan gambut terbakar, tetapi baru 0,5 hektare yang berhasil dipadamkan.
Sementara itu, di Sungai Menang, satu helikopter melakukan 10 kali water bombing. Di akhir operasi, kondisi Karhutla di wilayah ini masih mengeluarkan asap.
Di Gelumbang, Muara Enim, tiga helikopter yang dikerahkan telah melakukan 151 kali water bombing, menjadikan area ini sebagai yang paling banyak memerlukan upaya pemadaman. Meski demikian, lahan yang terbakar masih menghasilkan asap.
Secara keseluruhan, operasi pemadaman di tiga wilayah ini telah melibatkan lima helikopter dengan total 243 kali water bombing. Sudirman berharap hujan akan segera turun di akhir Oktober atau awal November untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan ini.[AYK]

