Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan Telegram Rahasia (TR) terkait pergantian Kapolda Sumsel baru, yang sebelumnya dijabat Irjen Pol Toni Harmanto digantikan dengan Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.
Pergantian tersebut sesuai dengan TR Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bernomor 1398/X/2022 tertanggal 14 Oktober 2022. Dimana, Irjen Pol Toni Harmanto menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Jawa Timur. Sedangkan, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jambi
Kabar mutasi ini pun diakui oleh Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, Sabtu (15/10). Dia pun berharap dukungan masyarakat dalam menjalankan tugasnya kedepan sebagai Kapolda Sumsel yang baru.
“Terima kasih mas mohon do’a restu,” katanya melalui pesan singkatnya.
Profil Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo
Jenderal bintang dua kelahiran April 1969 ini merupakan lulusan Akademi Polisi (Akpol) 1993. Dirinya sudah malang melintang di bagian reserse dan sempat berkecimpung dalam penanganan antiteror di Indonesia.
Rekan satu angkatan Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan ini lama berkecimpung di Mabes Polri menjadi Manit Analis Subden Intel Densus 88/Antiteror Bareskrim Polri, pada 2009 Albertus Rachmad Wibowo menjabat Kapolres KP3 Tanjungpriok.
Kemudian Koorspripim Polri dan Dirtipid Siber Bareskrim Polri pada 2018. Berikutnya Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Karier Albertus Rachmad Wibowo terus bergerak, pada 2020 diangkat menjadi Kapolda Jambi menggantikan Irjen Pol Firman Santyabudi.
Selama menjabat sebagai Kapolda Jambi, Jenderal bintang dua ini banyak mengungkap kasus khususnya kejahatan yang cenderung merusak lingkungan mulai dari ilegal logging hingga ilegal drilling. Bahkan pada September lalu, Albertus langsung bergerak cepat ketika ada pemblokiran jalan di kawasan Pelabuhan Talang Duku, Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, yang dilakukan oleh warga.
Dia juga sempat menyentil sejumlah perusahaan batubara dan CPO agar memenuhi perjanjian yang telah disepakati antara perusahaan dengan warga. Terkait perbaikan jalan rusak yang diakibatkan angkutan komoditas perusahaan.

