Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dikeroyok dan Alami Luka Bacok, Sopir Travel di Muratara Ketakutan Karena Pelaku Belum Ditangkap
Regional

Dikeroyok dan Alami Luka Bacok, Sopir Travel di Muratara Ketakutan Karena Pelaku Belum Ditangkap

RiyadiBy Riyadi28/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Danang didampingi kuasa hukumnya saat memberikan penjelasan kepada wartawan di Lubuklinggau. (Relung/NSR)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Tindak pidana pengeroyokan hingga mengakibatkan korbannya alami luka akibat senjata tajam (Sajam) dialami Danang (41), warga Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu, (8/8/2025) sekitar pukul 19.30 WIB itu telah dilaporkan korban ke Polres Muratara pada Kamis, (14/8/2025). 

Namun pihak korban hingga kini mempertanyakan tindak lanjut perkembangan kasus tersebut.

“Kita mendesak Polres untuk menindak lanjutinya,” kata Danang di Lubuklinggau, Kamis (28/8/2025).

Sebab menurutnya, terduga pelaku inisial R yang masih satu kampung dengan korban masih berkeliaran. Sehingga korban was-was, sebab khawatir terjadi kembali tindakan pengeroyokan. Apalagi tambah Danang, diduga R memiliki banyak anak buah.

“Jadi sampai sekarang saya belum berani beraktivitas sebagai sopir travel,” ujarnya.

Danang mengungkapkan, kronologis kejadian terjadi saat dirinya hendak pulang dari bekerja sebagai sopir travel dengan membawa penumpang. Dimana saat itu ia sedang mengendarai mobil dengan berjalan ke arah Desa Air Bening.

“Seketika itu ada mobil mogok di jalan dan kita mau numpang lewat. Diduga tersinggung, sehingga terjadi cekcok disana,” ungkapnya.

Namun kata Danang, saat ia memutarkan mobil, R bersama kawan-kawannya masih mengejar hingga sampai di Desa Air Bening. Diduga salah seorang dari mereka menurutnya ada yang membawa senjata api (Senpi) dan ada pula membawa sajam.

“Semuanya ada orang tiga. Lalu dilerai sama penumpang dan warga,” jelasnya.

Kemudian Danang kembali melanjutkan untuk mengantar penumpang yang ada di mobil travel miliknya. Setelah itu, Danang berusaha untuk meredam masalah dengan langsung berhenti di depan rumah Kepala Desa (Kades).

“Tiba-tiba kita langsung diserang brutal oleh R dan anak buahnya,” terang Danang.

Tindakan pengeroyokan tersebut membuat korban alami luka akibat senjata tajam. Dimana korban alami satu luka di bahu sebelah kanan, satu di punggung sebelah kanan dan satu tusukan sebelah kiri.

“Saat itu mereka datang dengan naik dua mobil dan dua motor. Semuanya itu mengeroyok,” timpalnya.

Sementara itu Kuasa Hukum dari Danang yakin Abdul Azis menegaskan bahwa kejadian ini sudah jelas peristiwanya. Dimana pelaku ini dikenal oleh korban dan masih satu kampung. Namun begitu, korban tidak mengenali anak buah dari R yang diduga ikut melakukan pengeroyokan.

“Nah sangat jelas peristiwa ini pada tanggal 10 itu sempat sampai 3 kali percobaan melakukan pengeroyokan, yang dijalan dilerai, kemudian dikejarnya lagi sampai SD 2 Air Bening dilerai orang lagi dan ketika dia mengejar lagi korban yang merupakan sopir travel ini bermaksud untuk menyelamatkan diri ke rumah Kepala Desa,” bebernya.

Lalu setibanya disana sambung Azis, terduga pelaku dengN brutal melakukan kekerasan. Hingga korban mengalami luka akibat terkena senjata tajam.

“Pasca kejadian beliau dirawat intensif 4 hari di RS (Rumah Sakit) AR Bunda Lubuklinggau. Pulang dari sana, dia melapor,” kata Azis.

Namun sambung Azis, hingga dengan saat ini laporan korban tidak ada tindak lanjutnya. Sedangkan pelaku menurutnya berkeliaran.

“Dia juga trauma dan tidak bisa mencari nafkah. Ini kekerasan di ruang publik terbuka di rumah Kepala Desa dan kenapa pihak kepolisian Muratara tidak melakukan tindakan apapun. Ini kan jadi aneh, apakah memang R ini dengan begitu banyak pasukannya, apa Polisi juga takut dengan premanisme seperti ini,” ujarnya.

“Ini kan masalah nyawa, masalah keselamatan seseorang. Saya miris ketika pagi tadi beliau bercerita dengan saya bercerita kronologinya seperti itu. Sempat 4 hari dirawat, kemudian beliau melakukan laporan resmi setelah sakit. Dan sampai hari ini tidak ada kabar berita dan tidak ada perkembangan sedikitpun. Beliau tidak berani keluar rumah, beliau tidak berani mencari nafkah, tidak ada tindakan sama sekali,” jelasnya.

Azis juga menambahkan, ia besok akan langsung menanyakan perkembangan kasus tersebut dengan mendatangi pihak Reskrim Polres Muratara. Sebab sampai dengan saat ini tidak ada tindak lanjut sama sekali.

“Dari tanggal 10, ini sudah tanggal 28. Sudah 18 hari peristiwa kekerasan terhadap warga negara yang keselamatannya terancam tidak ada penanganan hukum,” ungkapnya.

Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Muratara Iptu Nasirin mengaku pihaknya bukan tindak melanjuti perkembangan kasus tersebut. Namun ia mengatakan, kasus itu kini dalam proses dan tidak bisa langsung serta merta melakukan penangkapan.

“Bukan tidak ditindaklanjuti, tapi dalam proses, tidak bisa langsung. Jadi berkasnya baru turun ke unit,” pungkasnya. [NSR]

 

Dibacok Muratara Pelaku Belum Ditangkap Sopir Travel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDewan Kesenian Palembang: Dangdut Milik Semua Orang, dari Jalanan Hingga Gedung Pertunjukkan
Next Article Eksekusi PT Sri Andal Lestari Ricuh, Dihadang Karyawan, Polisi Tembus Masuk
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?