RELUNG.ID – Larangan operasional TikTok kini membuat para pejabat pemerintah panik. Mengingat, investasi yang dikucurkan untuk aplikasi tersebut di AS telah mencapai puluhan miliaran Dolar AS.
Hal ini mencuatkan rumor, TikTok tengah mengevaluasi potensi penjualan kepala Elon Musk.
Dikutip dari Bloomberg, salah satu sumber menyebutkan jika pejabat Tiongkok tengah memperdebatkan rencana operasional TikTOk ini tentang bagaiaman bekerjasama dengan Presiden terpilih Donald Trump.
Donald Trump ini sendiri diperkirakan akan menunjuk Elon Musk ke dalam pemerintahannya ke Gedung Putih akhir bulan ini.
Salah satu skenario yang dibahas termasuk Musk’s X mengakuisisi TikTok US dan menjalankan bisnis bersama. Seperti diketahui, TikTok telah memiliki lebih dari 170 juta pengguna di Amerika Serikat, dan ini dapat meningkatkan upaya X untuk menarik pengiklan.
Musk juga mendirikan xAI, sebuah perusahaan kecerdasan buatan yang dapat mengambil manfaat dari sejumlah besar data yang dihasilkan oleh TikTok.
Meski demikian, belum diketahui pasti kebenaran rumor tersebut. Pasalnya, pihak Musk enggan berkomentar terkait rumor ini.
Bahkan, perwakilan ByteDance sebagai pengelola TikTok di AS juga enggan berkomentar terkait rumor yang beredar ini.
Seperti diketahui, operasional platform TikTok di AS ini bernilai 40 Miliar Dolar AS. Sehingga, Pemerintah Tiongkok memegang kendali atas operasi ByteDance ini melalui saham emasnya.
Pemerintah Tiongkok pun terus berupaya untuk mencegah dan enggan menjual algoritma perangkat lunak mereka. (AAL)

