RELUNG.ID – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat memperkuat perlindungan kesehatan anak dengan menggelar vaksinasi campak gratis secara massal. Program ini tidak hanya menyasar balita yang belum pernah imunisasi, tetapi juga anak-anak yang sebelumnya sudah menerima vaksin.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya membentuk kekebalan kolektif (herd immunity) sekaligus menekan potensi penyebaran campak di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, menegaskan seluruh anak usia 9 hingga 59 bulan menjadi sasaran tanpa pengecualian.
“Semua anak tetap diberikan vaksin campak, baik yang sudah pernah divaksin maupun belum. Ini untuk memastikan perlindungan mereka benar-benar optimal,” ujarnya, Rabu(1/4/2026).
Untuk mendukung program tersebut, sebanyak 42 puskesmas di Palembang telah disiagakan. Orang tua cukup membawa Kartu Keluarga (KK) saat datang ke puskesmas atau posyandu, sementara data anak akan langsung diinput oleh petugas ke dalam sistem.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan fasilitas kesehatan terkait jadwal vaksinasi. Hal ini dilakukan agar penggunaan vaksin lebih efektif.
“Satu vial vaksin digunakan untuk sekitar 10 anak. Jadi kami sarankan datang sesuai jadwal supaya tidak ada vaksin yang terbuang,” jelas Yudhi.
Dari sisi ketersediaan, Dinkes memastikan stok vaksin dalam kondisi aman. Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan terus dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus mencegah munculnya kasus campak di Palembang. Orang tua pun diminta tidak menunda kesempatan tersebut.
“Silakan manfaatkan layanan gratis ini. Datang ke puskesmas atau posyandu terdekat, semua akan tetap dilayani,” tutupnya.[THQ]

