Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Disnaker Palembang Tegaskan Job Fair Bukan Formalitas, Bantah Klaim Viral di Medsos
Regional

Disnaker Palembang Tegaskan Job Fair Bukan Formalitas, Bantah Klaim Viral di Medsos

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda01/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Job Fair, Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palembang menanggapi pernyataan viral di media sosial yang menyebut penyelenggaraan job fair hanya sebagai formalitas. Kepala Disnaker Palembang, Rediyan Deddy Umrien, menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan tidak dapat dijadikan acuan.

“Pemerintah memiliki anggaran dan program yang jelas, bukan hanya menciptakan lapangan pekerjaan, tetapi juga membuka peluang kerja, termasuk ke luar negeri,” ujar Rediyan pada Minggu (1/6/2025).

Menurutnya, job fair diselenggarakan untuk membantu pencari kerja menemukan peluang, bukan sekadar ajang seremonial. Rediyan juga menepis tuduhan bahwa perusahaan yang tidak berpartisipasi dalam job fair akan dikenai denda.

Sebagai contoh, ia menyoroti situasi job fair di Cikarang yang berhasil menarik lebih dari 25 ribu pencari kerja. “Kalau job fair hanya formalitas, tidak mungkin ada massa sebanyak itu. Ini menunjukkan antusiasme nyata dari para pencari kerja,” tegasnya.

Ketua HR Community Sumsel Bersatu, Kasidi, juga turut memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa pernyataan viral dari seseorang bernama Yoga, yang mengaku sebagai staf HRD, adalah informasi tidak benar.

“Yoga bukan anggota HR Community Sumsel, dan pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta. Perusahaan yang ikut job fair memang membuka lowongan kerja, meskipun jumlah kebutuhan tenaga kerja tidak selalu diumumkan,” jelas Kasidi.

Kasidi menambahkan bahwa job fair sering dimanfaatkan perusahaan untuk membangun database pelamar. Hal ini memudahkan perusahaan untuk menghubungi calon pekerja saat membutuhkan pegawai baru di masa mendatang.

Ia juga mengingatkan pencari kerja untuk memvalidasi informasi lowongan dan memastikan kejelasan perusahaan yang dituju. “Pastikan kantor fisik dan aktivitas perusahaan jelas serta legal,” sarannya.

Kronologi Klaim Viral

Sebelumnya, seorang pengguna media sosial bernama Yoga membuat pernyataan yang menghebohkan. Dalam komentarnya, ia menyebut bahwa sebagian besar job fair hanya formalitas karena perusahaan dipaksa pemerintah untuk berpartisipasi.

Yoga bahkan menyebut bahwa perusahaan akan didenda jika menolak mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyarankan pencari kerja untuk lebih mengandalkan platform daring seperti JobStreet atau relasi internal perusahaan.

Namun, klaim tersebut dibantah oleh Disnaker Palembang dan HR Community Sumsel Bersatu. Keduanya menegaskan bahwa job fair tetap menjadi upaya nyata untuk menghubungkan pencari kerja dengan peluang kerja yang tersedia.

“Job fair adalah langkah nyata untuk membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan, bukan sekadar formalitas seperti yang disampaikan di media sosial,” tutup Rediyan.[THQ]

Disnaker Palembang Job Fair
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDaging Kambing vs Daging Sapi: Mana yang Lebih Sehat untuk Idul Adha?
Next Article Dugaan Penggelapan Rp38 Miliar Disorot, Reputasi Universitas Bina Darma di Ujung Tanduk
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,874 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,746 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,720 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?