RELUNG.ID – Untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Musi Rawas Utara, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Muratara melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta. Hal ini disampaikan Kepala Disperindakop Muratara, Kodri, pada Senin (13/1).
Menurut Kodri, kunjungan tersebut bertujuan mempelajari strategi pengelolaan pasar yang terintegrasi dengan pemberdayaan UMKM. Fokus utama adalah penerapan digitalisasi, pengembangan produk lokal, serta inovasi pengelolaan pasar tradisional berbasis modernisasi.
“Tentunya banyak sekali ilmu yang kami dapatkan dan bisa diterapkan di Kabupaten Muratara,” ungkap Kodri.
Ia menjelaskan, Kota Surakarta dipilih sebagai tujuan karena keberhasilannya dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan pasar yang mendukung ekosistem UMKM secara berkelanjutan.
“Dalam kunjungan tersebut, tim berdiskusi mengenai sistem pelatihan kewirausahaan, tata kelola pasar berbasis komunitas, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat,” tambahnya.
Kodri juga menyampaikan bahwa hasil dari kunjungan ini akan diadaptasi untuk menciptakan pasar yang inklusif di Muratara. Langkah ini diharapkan dapat mendukung daya saing produk lokal dan mendorong digitalisasi UMKM.
“Langkah ini akan menjadi bagian dari program strategis penguatan ekonomi daerah, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM serta masyarakat luas,” tutupnya.

