Tindakan pengusiran yang dilakukan Italia pada kapal pengangkut migran Ocean Viking, dinilai sebagai sikap yang tidak dapat diterima.
Bahkan, sikap tersebut merupakan pelanggaran pada hukum maritim internasional yang telah disepakati.
Italia harus memainkan perannya. Italia memiliki tanggung jawab untuk menyambut orang-orang ini,” tegasnya Jurubicara Prancis Olivier Veran seperti dimuat Reuters.
Veran mengatakan pihaknya sedang melakukan pembicaraan diplomatik dengan Italia untuk memutuskan nasib 200 pengungsi yang ada didalam kapal Ocean Viking. “Tidak ada yang akan membiarkan kapal ini menghadapi risiko sekecil apa pun,” ujarnya.
Ocean Viking merupakan kapal milik non-pemerintah SOS Mediterranee Prancis yang biasa digunakan untuk membawa migran ke Italia, namun akhirnya berlabuh di Prancis setelah diusir dan terombang ambing di laut selama dua minggu oleh Roma.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan arahan dari Perdana Menteri Italia yang baru berkuasa selama dua minggu, Giorgia Meloni yang mendesak kapal-kapal migran untuk berlabuh di negara lain, karena negaranya tidak mampu menampung semua pengungsi dari Afrika Utara.
Itu sejalan dengan janji kampanyenya untuk menghentikan puluhan ribu migran yang tiba di pantai Italia setiap tahun.

