Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»DKP Sebut Pengungkapan Vandalisme Jadi Edukasi bagi Generasi Muda di Palembang
Regional

DKP Sebut Pengungkapan Vandalisme Jadi Edukasi bagi Generasi Muda di Palembang

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda04/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Vandalisme Mural di Simpang Charitas Palembang. (Thoriq/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Keberhasilan Polrestabes Palembang mengungkap kasus vandalisme mural yang sempat viral di media sosial mendapat apresiasi dari jajaran Dewan Kesenian Palembang (DKP). Pengungkapan kasus tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga ruang publik sekaligus mendukung upaya mempercantik wajah Kota Palembang.

Ketua Dewan Kesenian Palembang, M. Nasir, mengatakan tindakan vandalisme tidak dapat dianggap sebagai persoalan sepele karena menyangkut keberlangsungan estetika kota dan perlindungan terhadap fasilitas publik yang dibangun untuk kepentingan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Palembang dalam mengungkap kasus ini. Keindahan kota merupakan tanggung jawab bersama, sehingga setiap tindakan yang merusak fasilitas umum tentu tidak bisa dibiarkan,” ujar M. Nasir, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, Palembang sebagai salah satu kota tertua di Indonesia memiliki nilai sejarah dan budaya yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Berbagai program penataan dan percantikan kota yang dilakukan pemerintah selama ini membutuhkan dukungan masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas publik.

M. Nasir menegaskan bahwa ruang publik bukan hanya berfungsi sebagai sarana umum, tetapi juga menjadi wajah kota yang mencerminkan karakter masyarakatnya. Karena itu, setiap tindakan yang merusak fasilitas umum dapat berdampak pada kenyamanan warga maupun citra kota di mata wisatawan.

Ia berharap pengungkapan kasus tersebut dapat memberikan efek jera bagi pelaku sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Palembang adalah kota yang kaya sejarah dan budaya. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus ikut menjaga agar kota ini tetap nyaman, tertib, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan,” katanya.

Senada dengan itu, anggota Dewan Kesenian Palembang sekaligus Founder Bujang Gadis Kesehatan Kota Palembang, Febri Zulian, menyampaikan apresiasi kepada Kapolrestabes Palembang beserta jajaran Satreskrim yang telah berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu relatif singkat.

Menurut Febri, keberhasilan aparat kepolisian menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketertiban kota serta mendukung upaya bersama untuk mempercantik Palembang.

“Kami anak-anak muda Kota Palembang mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kapolrestabes, Kasat Reskrim, dan seluruh jajaran yang telah berhasil mengungkap kasus vandalisme yang sempat viral beberapa hari lalu,” ujarnya.

Febri menilai tindakan vandalisme tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga dapat mengganggu citra Palembang yang selama ini dikenal sebagai kota bersejarah sekaligus destinasi wisata di Sumatera Selatan.

“Saat ini pemerintah kota bersama seluruh elemen masyarakat sedang berupaya mempercantik kota. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan ketertiban lingkungan,” katanya.

Bermula dari Vandalisme pada Mural dan Fasilitas Publik

Kasus yang menjadi perhatian publik tersebut bermula dari aksi vandalisme berupa coretan pada sejumlah mural dan elemen ruang publik yang sebelumnya dibuat untuk memperindah kawasan kota. Foto dan video kondisi mural yang dicoret kemudian beredar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Banyak warga menyayangkan aksi tersebut karena mural yang dirusak merupakan bagian dari upaya mempercantik kawasan perkotaan serta menjadi media ekspresi seni yang dapat dinikmati masyarakat. Sejumlah komunitas seni dan pemerhati budaya juga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap karya kreatif dan fasilitas publik.

Viralnya kasus itu mendorong perhatian luas dari masyarakat hingga akhirnya ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. Setelah melakukan penyelidikan, Polrestabes Palembang berhasil mengungkap kasus tersebut dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

Bagi Dewan Kesenian Palembang, pengungkapan kasus tersebut bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ruang publik dan menghargai karya seni yang menjadi bagian dari identitas kota.

Di akhir pernyataannya, M. Nasir dan Febri Zulian mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Palembang dengan menjaga kebersihan, ketertiban, serta fasilitas publik yang telah dibangun.

“Mari bersama-sama menjaga Palembang agar tetap indah, bersih, tertib, dan menjadi kota yang membanggakan bagi seluruh masyarakat,” tutup M. Nasir.[THQ]

DKP Palembang Vandalisme
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBuka Lahan dengan Dibakar, Petani di Lubuklinggau Ditangkap
Next Article Antrean BBM Solar Makan Korban Jiwa, Herman Deru: Aturan Pengisian Tetap Dijalankan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?