RELUNG.ID – Kabar mengejutkan datang dari grup musik asal Lampung, Kangen Band. Gitaris sekaligus salah satu pendiri band tersebut, Dodhy, mengumumkan bahwa Kangen Band telah bubar.
Pernyataan itu disampaikan Dodhy melalui akun Instagram pribadinya, @dodhyofficial.
Dalam unggahannya, ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah dirinya merasa ada persoalan yang disebutnya sebagai “kezaliman” di dalam tubuh band.
“Dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezaliman di dalamnya,” tulis Dodhy dalam unggahannya.
Dodhy juga mengaku telah lama memendam rasa sakit terkait persoalan tersebut. Ia bahkan menyinggung para personel yang terlibat serta pihak event organizer (EO).
Sebagai owner dan founder Kangen Band, Dodhy menyatakan melarang mantan personel Kangen Band membawakan lagu-lagu ciptaannya.
“Saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama,” tulisnya.
Ia kemudian menyampaikan larangan kepada para mantan personel dan EO untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Pengumuman tersebut sontak mengejutkan publik. Pasalnya, kabar pembubaran Kangen Band muncul ketika grup tersebut masih tercatat aktif menjalani kegiatan panggung.
Akun Instagram resmi Kangen Band bahkan sempat mengunggah ulang momen penampilan mereka di Queen Elizabeth Stadium, Wan Chai, Hong Kong.
Unggahan tersebut terlihat sekitar enam jam sebelum Dodhy menyampaikan pernyataan mengenai pembubaran Kangen Band.
Hingga kini, belum terlihat pernyataan resmi dari akun Instagram Kangen Band yang menanggapi pengumuman Dodhy tersebut.
Sementara itu, kolom komentar pada unggahan Dodhy yang mengumumkan pembubaran Kangen Band juga telah ditutup.
Belum diketahui secara pasti persoalan yang dimaksud Dodhy sebagai “kezaliman” maupun bagaimana kelanjutan aktivitas Kangen Band setelah pernyataan tersebut. (vid)

