RELUNG.ID- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumatera Selatan Nopianto menegaskan pentingnya kepastian dari pemerintah pusat terkait penyaluran dana transfer daerah.
Ia menyebut dana tersebut merupakan hak daerah dan sangat vital untuk mendukung pembangunan serta pelayanan publik.
“Hitungannya sudah jelas, namun masih ada persoalan. Pertama, masih ada kekurangan saluran, khususnya terkait dana sekolah tahun 2023. Kedua, pemerintah pusat dan Kementerian Keuangan sempat menyampaikan rencana pemotongan dana transfer, khususnya yang terkait transportasi,” kata Nopianto, Jumat (26/9/2025).
Meski begitu, ia menyambut baik pernyataan terbaru Menteri Keuangan yang memastikan pemotongan dana transfer tidak akan dilakukan pada 2025. Menurutnya, kepastian ini memberi harapan besar bagi daerah, terutama yang sangat bergantung pada dana transfer pusat.
“Kami sangat berharap pemerintah pusat benar-benar konsisten tidak melakukan pemotongan. Dana transfer daerah sangat dibutuhkan kabupaten, kota, maupun provinsi untuk membiayai pelayanan publik, pembangunan, hingga berbagai kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Politisi Partai Nasdem ini menambahkan, apabila pemotongan tetap dilakukan, hal itu akan berdampak serius terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama di wilayah dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang rendah.
“Kalau sampai dipotong, jelas akan jadi persoalan serius, apalagi bagi daerah yang sebagian besar hanya mengandalkan dana transfer pusat. Karena itu, sekali lagi kami meminta pemerintah pusat untuk menegaskan komitmennya,” tegas Nopianto.[DSK]

