Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dua Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, PVMBG Ungkap Penyebabnya
Regional

Dua Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, PVMBG Ungkap Penyebabnya

RiyadiBy Riyadi25/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dua daratan baru menyerupai pulau kecil muncul di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau setelah gunung api tersebut mengalami erupsi. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Dua daratan baru menyerupai pulau kecil muncul di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau setelah gunung api tersebut mengalami erupsi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM menyebut kemunculan daratan baru tersebut berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan evaluasi citra satelit Sentinel, terdapat penambahan daratan pada tubuh utama Gunung Anak Krakatau dengan total luas mencapai 32,8 hektare.

Baca juga :   PVMBG Pastikan Video Viral Letusan Gunung Anak Krakatau Bermuatan AI, Masyarakat Diminta Tak Mudah Percaya

Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM Rita Susilawati mengatakan perluasan daratan terdeteksi di sektor barat laut, barat hingga barat daya Gunung Anak Krakatau.

“Penambahan daratan pada tubuh Gunung Anak Krakatau terjadi di sektor barat laut, barat, hingga barat daya. Ini merupakan akibat dari pengendapan material piroklastik dan aliran lava hasil erupsi menerus, dengan total penambahan luasan mencapai 32,8 hektare,” kata Rita dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2026).

Selain memperluas tubuh utama gunung, citra satelit juga menunjukkan kemunculan dua gumuk atau daratan kecil di sebelah barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Baca juga :   Jelang Aksi AMPB di DPR, Sopir Bus Rombongan Warga Pati Diteror OTK

PVMBG menduga kemunculan kedua daratan tersebut berkaitan dengan erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam.

Rita menjelaskan, interpretasi awal PVMBG menunjukkan magma dengan karakter encer keluar ke permukaan melalui jalur bukaan atau rekahan yang memanjang dari arah barat laut hingga tenggara.

Material hasil erupsi kemudian menumpuk di lokasi terpisah hingga membentuk daratan baru yang menyerupai pulau kecil.

Baca juga :   Kabut Asap dan Erupsi Anak Krakatau, KAI Divre III Pastikan KA Tetap Melayani dengan Utamakan Keselamatan

“Ini masih merupakan interpretasi awal yang perlu dikonfirmasi melalui pengecekan lapangan. Badan Geologi akan mencocokkan citra satelit sebelum dan sesudah erupsi, serta segera melakukan verifikasi langsung ke lapangan,” ujarnya.

Badan Geologi mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap tenang menyikapi kemunculan dua daratan baru tersebut.

Saat ini, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level II atau Waspada.

Baca juga :   Erupsi Anak Krakatau Tak Pengaruhi Gunung Dempo, Pendaki Tetap Dilarang Dekati Kawah

Untuk mengantisipasi risiko erupsi, PVMBG merekomendasikan masyarakat, nelayan dan wisatawan tidak melakukan aktivitas di wilayah yang masuk radius 2 kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diminta tidak mendekati kedua gumuk pulau baru tersebut dalam radius 1 kilometer.

“Untuk keselamatan ekstra, masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekat pada radius 1 kilometer dari lokasi kedua gumuk pulau baru yang terlihat di dekat Gunung Anak Krakatau,” kata Rita.[YKP]

Anak Krakatau Daratan Baru Meletus PVMBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKualitas Udara di Palembang Berbahaya, Asap Karhutla OKI Jadi Penyebab
Next Article Hujan Turun, Kabut Asap di Palembang Masih Memburuk
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,770 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?