Dua tim lokal Palembang diberikan sanksi oleh Komisi Disiplin (Komdis) Asosisasi Kota (Askot) PSSI Palembang. Pasalnya, kedua tim terbukti melanggar kode etik dalam turnamen Piala Walikota Palembang beberapa waktu lalu.
Kedua tim yaitu, Palembang Darussalam dan KMP Bumara.
Palembang Darussalam sendiri dijatuhi hukuman dilarang mengikuti seluruh turnamen di bawah naungan Askot selama satu tahun. Lantaran, klub tersebut menyatakan mengundurkan diri setelah mendaftar keikutsertaan dalam turnamen Piala Walikota.
“Ini tentunya merugikan tim peserta lainnya karena mengganggu jadwal pertandingan,” kata Sekretaris Askot PSSI Palembang, Irwansyah Masri, Selasa (13/9).
Klub Palembang Darussalam juga dijatuhi denda sebesar Rp1 juta. Sedangkan untuk klub KMP Bumara diberikan sanksi denda lima juta. Sementara, pemainnya Yogi Pratama yang melakukan protes berlebih kepada wasit saat partai final kontra Bhayangkara Sriwijaya FC beberapa waktu lalu diberikan sanksi satu bulan dengan hukuman percobaan lima bulan tidak boleh mengikuti seluruh turnamen baik tingkat daerah maupun nasional.
“Sanksi mulai diberlakukan sejak dikeluarkannya surat dari Komdis. Untuk denda diberikan waktu selambatnya dua minggu untuk menyetor ke rekening askot PSSI Palembang setelah keputusan dikeluarkan,” tutupnya.

