RELUNG.ID – Apple dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan (AI) Siri dengan menggandeng penerbit media daring melalui skema kerja sama berbayar.
Berdasarkan laporan terbaru, raksasa teknologi asal Cupertino itu berencana menjalin perjanjian lisensi konten dengan sejumlah penerbit.
Nilai kerja sama tersebut disebut-sebut dapat mencapai ratusan juta dolar AS (sembilan digit), tergantung pada penggunaan konten oleh layanan AI Siri.
Berbeda dengan model pembayaran tetap, Apple dikabarkan menawarkan skema kompensasi berbasis penggunaan.
Artinya, penerbit hanya akan menerima pembayaran apabila konten mereka benar-benar dimanfaatkan oleh AI Siri untuk menjawab pertanyaan pengguna, terutama yang berkaitan dengan berita terkini maupun informasi faktual lainnya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya proaktif Apple untuk menghindari potensi sengketa hukum terkait penggunaan konten berhak cipta dalam pengembangan teknologi AI.
Sejumlah perusahaan teknologi sebelumnya telah menghadapi gugatan dari penerbit atas dugaan penggunaan materi berhak cipta tanpa izin.
OpenAI dan Microsoft, misalnya, menjadi sasaran tuntutan hukum dari beberapa organisasi media yang mempersoalkan pemanfaatan artikel berita untuk melatih maupun mendukung layanan AI mereka.
Di sisi lain, sebagian penerbit memilih menjalin kemitraan komersial dengan perusahaan AI melalui perjanjian lisensi konten.
Model kerja sama tersebut memungkinkan penerbit memperoleh pendapatan baru tanpa harus melalui proses hukum yang panjang dan berisiko.
Bagi Apple, pendekatan semacam ini bukan hal yang sepenuhnya baru. Perusahaan tersebut telah lama bekerja sama dengan berbagai penerbit melalui layanan Apple News+, yang menampilkan konten premium dari mitra media.
Selain itu, Apple juga telah menyepakati perjanjian penggunaan konten penerbit untuk kebutuhan pelatihan sistem kecerdasan buatannya.
Apabila rencana ini terealisasi, Apple akan menjadi salah satu perusahaan teknologi besar yang memilih mengedepankan model lisensi dan kompensasi kepada penerbit sebagai bagian dari pengembangan layanan AI, sekaligus memperkuat ekosistem AI Siri dengan sumber informasi yang lebih kredibel dan memiliki izin penggunaan resmi. (LWM)

