RELUNG.ID — Meski baunya menyengat, durian tetap menjadi buah favorit bagi banyak orang karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis dengan sentuhan sedikit pahit.
Buah berukuran besar ini, yang panjangnya bisa mencapai 30 cm dengan lebar 15 cm, biasanya menghasilkan sekitar 486 gram daging yang dapat dinikmati. Durian matang memiliki aroma kuat yang disebabkan oleh senyawa seperti ester dan aldehida.
Daging durian sangat bergizi karena kaya akan serat, vitamin C, potasium, dan vitamin B. Selain itu, durian juga mengandung senyawa anti-inflamasi dan antioksidan seperti quercetin, kaempferol, dan luteolin.
Meskipun begitu, konsumsi durian perlu dibatasi terutama bagi sekelompok orang dengan riwayat penyakit penyerta atau komorbid tertentu. Berikut adalah beberapa kelompok orang yang perlu membatasi konsumsi durian:
1. Pasien Diabetes
Durian memiliki kandungan gula alami yang tinggi, seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa, sehingga pasien diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari dua biji durian sehari. Konsumsi durian berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah.
2. Penderita Penyakit Ginjal Kronis
Durian mengandung potasium lebih tinggi dibandingkan pisang, sehingga penderita penyakit ginjal kronis perlu hati-hati dalam mengonsumsinya. Kadar kalium yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan komplikasi serius seperti hiperkalemia, yang dapat berdampak fatal pada kesehatan jantung.
3. Pasien Obesitas
Durian, meskipun tidak mengandung lemak jenuh yang berbahaya, memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi. Konsumsi durian secara berlebihan dapat menyumbang sebagian besar dari asupan kalori harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa. Pasien obesitas sebaiknya mengendalikan konsumsi durian agar tidak berdampak pada peningkatan berat badan yang tidak diinginkan.
Meskipun durian memiliki banyak manfaat kesehatan, mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan masalah bagi sebagian orang, terutama mereka dengan kondisi kesehatan tertentu.
Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi durian dan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi jika memiliki kondisi kesehatan tertentu sebelum mengonsumsinya secara berlebihan.

