RELUNG.ID- Anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Aryuda Perdana Kusuma, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat bersama mitra Komisi IV DPRD Sumsel terkait efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.
Dalam rapat tersebut, mereka menunggu instruksi lanjutan setelah pelantikan kepala daerah pada 20 Februari mendatang.
“Setelah para kepala daerah dilantik, mereka akan mengikuti Diksar selama 8 hari di Magelang. Hanya bupati dan wakil bupati yang akan standby. Akan ada pengarahan lanjutan setelah itu,” kata Aryuda saat melakukan reses di Kantor Lurah Siring Agung, Palembang, pada Rabu (12/2).
Menurut politisi Partai Golkar ini, pihaknya telah berdiskusi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan masih menunggu instruksi lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa apa yang akan diusulkan nantinya harus benar-benar tepat sasaran dan mendesak.
Senada dengan hal tersebut, Penjabat Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran difokuskan pada pengurangan biaya untuk kegiatan seremonial, perjalanan dinas, forum-group discussion (FGD), studi banding, dan kegiatan yang tidak terlalu mendesak. Meskipun demikian, program-program yang berdampak langsung pada masyarakat tetap menjadi prioritas dan tidak akan terpengaruh.
“Efisiensi yang kami lakukan akan lebih banyak mengurangi anggaran untuk kegiatan yang tidak terlalu penting. Namun, hal-hal yang mendesak dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat tetap kami laksanakan,” jelas.
Elen juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Jika hal itu terjadi, pihaknya akan segera memberikan teguran.
Terkait pemangkasan anggaran melalui dana transfer ke daerah, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Bagi Hasil (DBH), Elen menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan berdampak besar pada pelaksanaan proyek-proyek penting di daerah.
“Meskipun ada pemotongan dana transfer, proyek-proyek seperti Proyek Strategis Nasional (PSN) dan pembangunan infrastruktur tetap berjalan,” ungkap Elen.
Salah satu proyek yang tetap berjalan adalah pembangunan jalan tol, yang tetap sesuai dengan komitmen yang ada, meskipun ada penyesuaian anggaran. “Beberapa proyek tetap berjalan, seperti pembangunan tol. Kami sudah mendapatkan informasi dari pihak Balai bahwa proyek yang sudah terkomitmen akan tetap dilaksanakan,” tambahnya.
Elen juga memastikan bahwa proyek pembangunan jalan di kawasan Gandus akan terus berlanjut. “Pembangunan jalan di kawasan Gandus sudah memasuki tahap lelang dan kami memperkirakan proses lelang akan selesai dalam 45 hari, setelah itu pelaksanaan proyek akan segera dimulai,” tuturnya.[DSK]

