Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Ekspor Paha Kodok ke Belgia Dijajaki, BKHIT Sumsel Dorong Budidaya Lokal


Bisnis

Ekspor Paha Kodok ke Belgia Dijajaki, BKHIT Sumsel Dorong Budidaya Lokal



RiyadiBy Riyadi11/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Paha Kodok. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah menjajaki peluang ekspor komoditas unik, yakni paha kodok ke Belgia.

Namun, rencana ekspor ini masih terkendala pada aspek kuota tangkap, yang bukan menjadi kewenangan BKHIT.

Kepala BKHIT Sumsel, drh. Sri Endah Ekandari, mengungkapkan bahwa potensi ekspor tersebut berasal dari kawasan seberang Pulau Kemaro, Palembang. Karena kodok termasuk hewan liar, maka perlu regulasi dan dukungan dari pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pasokannya melalui sistem budidaya.

“Paha kodok ini kemarin ada permintaan ke Belgia. Namun terkendala kuota tangkap. Karena kodok termasuk satwa liar, maka ini perlu didorong ke arah **budidaya**. Harus ada peran pemda dan provinsi dalam pengembangannya,” kata Sri Endah dalam kegiatan *Coffee Morning* bersama jurnalis, Jumat (11/7/2025), di Aula BKHIT Sumsel, Palembang.

Ia menambahkan, meskipun kodok dikategorikan sebagai hewan liar, pengawasan kesehatannya tetap dilakukan ketat karena masuk dalam kelompok produk ikan dan harus bebas dari Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) untuk lolos ekspor.

Sri Endah menjelaskan bahwa ekspor tidak hanya bergantung pada kualitas produk, namun juga pada ekosistem pendukung seperti rantai logistik, pembiayaan, dan koordinasi antarlembaga.

“Ekspor itu tidak hanya soal teknis, tapi juga pembiayaan, akses logistik, dan jumlah kontainer. Di Sumsel, misalnya, banyak produk seperti kopi atau kelapa yang siap ekspor, tapi karena belum memenuhi kuota kontainer, pengiriman jadi tertunda, bahkan hingga 12 hari. Ini tentu memengaruhi kualitas,” jelasnya.

BKHIT Sumsel, kata dia, mendorong kolaborasi dengan berbagai instansi, seperti Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan, hingga OJK dan Dinas Koperasi. Bahkan pihaknya telah berdialog langsung dengan para petani kopi untuk mendorong tumbuhnya eksportir baru dari kalangan produsen lokal.

Tak hanya paha kodok, sejumlah komoditas lain seperti kopi, kelapa, sawit, karet, serta produk hewan dan ikan juga menjadi fokus pengawasan ekspor BKHIT Sumsel.

Sri Endah menyebut bahwa kelapa Sumsel juga banyak diminati negara seperti Tiongkok dan akan menjadi komoditas berikutnya yang akan difokuskan untuk ekspor.

“Kita bangun ekosistemnya satu per satu. Setelah kopi, kita akan dorong ekspor kelapa,” tambahnya.[DSK]

Ekspor Paha Kodok Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWarga Blokir Jalan Terkait Demo Tambang Emas Ilegal di Muratara, Polres Lubuklinggau Siagakan Dua Peleton Personel

Next Article Pria Paruh Baya Disiram Air Keras di Palembang, Pelaku Terekam CCTV
Riyadi

Related Posts

Regional

Pelaku Perampokan Mahasiswa di Muratara Ditangkap, Modusnya Berhentikan Mobil Korban

08/10/20264 Views
Regional

Sumsel Masih Berasap, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Tiga Wilayah

06/10/20266 Views
Regional

Karhutla Sumatra-Kalimantan Disorot Leonardo DiCaprio

05/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,757 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?