Sebanyak enam situs milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel diretas oleh kelompok yang dinami Pancasila Cyber Team dan Jombang Hacked Crew Cidro Xploiter Geng10.
Keenam situs tersebut yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (dlhp.sumselprov.go.id), Dinas Kehutanan (dishut.sumselprov.go.id), Dinas Perpustakaan (dispustaka.sumselprov.go.id), Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (rskgm.sumselprov.go.id) dan Kesbangpol Provinsi Sumsel (kesbangpol.sumselprov.go.id) dan daftarsimdapro.sumselprov.go.id.
Akibat peretasan tersebut, beberapa situs telah mengalami suspen saat dicoba kembali. Diantaranya, https://dlhp.sumselprov.go.id/ dan dan Dishut Sumsel https://dishut.sumselprov.go.id/ menampilkan tulisan “Aku vs Wong Tuamu“, diikuti tulisan “Hacked By Galang10 Ft PlrGns“.
Selain itu, peretas tersebut memasukkan beberapa bait lagu berbahasa Jawa. “Senadyan Tresno Aku Mung Iso Meneng Penting Kowe Seneng Opo Wae Tak Lakoni. Uwes Kadung Gejeron Deleh Ati Kleru Panggon
Urip Ilang Semangat Seng Tak Tresno Jebul Waton Raiso Mbedakke Ndi Seng Modus Ndi Seng Tulus Wes Entek Sak Kabehe Bul Atiku Ra Diurus.
“Aku Ora Getun, Yen Due Ati Seng Ringkih, Nangging Aku Iso Nandur Roso Tanpo Pamrih, Opo Kowe Sadar? Atiku Keliwat Jembar Radadi Jodomu, Aku Mung Iso Sabar AMBYAR” tulis peretas .
Tak hanya itu, hacker tersebut juga menambahkan sebuah lantunan lagu koplo Jawa sesuai dengan penggalan lirik yang dapat diputar pada situs resmi milik DLHP juga Dishut provinsi Sumsel. Dalam laman situs resmi milik DLHP Sumsel tertulis beberapa nama yang diduga merupakan sebuah organisasi peretasan yang berasal dari Jawa.
“Kelelawar Cyber Team – Pancasila Cyber Team – Jawa Timur Cyber Team – Cidro Xploit – Bojonegoro BlackHat – Ponorogo1337 – Ponorogo Black Hat – Ponorogo Cyber Team – Jawa6etar – Ponorogo Hacker Team – Jombang Hacker Crew” tulis hacker dalam situs resmi tersebut.
Belum ada keterangan resmi dari dinas terkait dengan peretasan yang dialami.

