Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Fadli Zon Luruskan Sejarah, Suara Proklamasi Ternyata Direkam Ulang pada 1951
Politik

Fadli Zon Luruskan Sejarah, Suara Proklamasi Ternyata Direkam Ulang pada 1951

RiyadiBy Riyadi17/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. (Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-Menteri Kebudayaan Fadli Zon meluruskan fakta sejarah mengenai rekaman suara pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang selama ini kerap diperdengarkan setiap peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus.

Fadli mengatakan, suara Soekarno yang selama ini dikenal masyarakat sebagai rekaman pembacaan Proklamasi pada 17 Agustus 1945 ternyata bukan rekaman dari momen pembacaan Proklamasi pada hari tersebut.

Menurut Fadli, suara yang selama ini diperdengarkan merupakan hasil rekaman ulang yang dilakukan beberapa tahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

Baca juga :   Gerindra DPRD Bandung Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Nilai Ekonomi

Hal tersebut disampaikan Fadli saat menghadiri kegiatan Tapak Tilas Proklamasi di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Menteng, Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Dalam sambutannya, Fadli kembali menceritakan rangkaian sejarah menjelang Proklamasi, mulai dari peristiwa Rengasdengklok hingga pembacaan Proklamasi di Pegangsaan Timur 56.

“Kalau kita juga boleh jujur, suara pidato Bung Karno ketika itu, proklamasi juga direkam lima tahun kemudian,” kata Fadli.

Baca juga :   Projo: Jokowi Sudah Pulih 99 Persen dan Siap Keliling Indonesia pada Juni 2026

“Sehingga itu juga bukan rekaman pada hari H,” sambungnya.

Fadli menjelaskan, pada saat pembacaan Proklamasi 17 Agustus 1945, terdapat rombongan yang datang terlambat sehingga tidak sempat mendengar langsung pembacaan teks Proklamasi oleh Soekarno.

Rombongan tersebut kemudian meminta Soekarno mengulangi pembacaan Proklamasi.

Baca juga :   Viral, Camat Beri Donasi Rp5 Ribu Untuk Perbaikan Jalan Secara Swadaya

“Dan ada delegasi rombongan yang datang terlambat, kalau tidak salah termasuk Barisan Pelopor,” ujarnya.

Namun, menurut Fadli, Soekarno tidak mengulangi pembacaan Proklamasi saat itu. Hal tersebut sesuai dengan keterangan Mohammad Hatta bahwa Proklamasi hanya diucapkan satu kali.

“Mereka meminta Bung Karno untuk membaca ulang, karena mereka tidak mendengar rasanya proklamasi itu. Tetapi kata Bung Hatta, proklamasi hanya diucapkan sekali saja,” kata Fadli.

Baca juga :   Menkeu Purbaya: Tekanan Rupiah Akan Mereda dalam 2-3 Bulan ke Depan

Kondisi tersebut membuat tidak adanya rekaman suara asli ketika Soekarno membacakan teks Proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Rekaman suara Soekarno yang selama ini dikenal masyarakat kemudian dibuat beberapa tahun setelah peristiwa Proklamasi.

Pada 1951, pendiri Radio Republik Indonesia (RRI) Jusuf Ronodipuro meminta Soekarno membacakan kembali teks Proklamasi di studio RRI Jakarta.

Baca juga :   3 Syarat yang Harus Terpenuhi Jika 1 Putaran Pilpres 2024

Rekaman ulang tersebut kemudian menjadi dokumentasi audio yang selama ini diperdengarkan dalam berbagai peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan demikian, suara Soekarno yang akrab didengar masyarakat setiap 17 Agustus bukan merupakan rekaman audio dari upacara Proklamasi di Pegangsaan Timur 56 pada 17 Agustus 1945.

Fakta tersebut menjadi bagian dari sejarah perjalanan dokumentasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang kembali disampaikan Fadli Zon menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Baca juga :   RDPS Kuasai Suara 17 Kecamatan di Palembang, Menang 44,28 Persen

Meski direkam ulang beberapa tahun setelah Proklamasi, rekaman suara tersebut tetap menjadi salah satu dokumentasi sejarah penting yang mengabadikan suara Soekarno saat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.[YKP]

Fadli Zon Rekaman Proklamasi Ungkap Sejarah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBendera Bulan Bintang Jadi Pemicu Kericuhan, Aceh Minta Kejelasan ke Kemendagri
Next Article Usai Gempa 7,7 Magnitudo, Prabowo Kerahkan Menteri dan Kirim 50 Ribu Paket Sembako
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?