RELUNG.ID – Ini adalah fakta One Piece untuk para Nakama, kalian tahu tidak? Kantor koran berita ekonomi dunia menjadi target Im Sama untuk dihancurkan. Hal itu karena pemilik Presiden Koran Berita Ekonomi Dunia Morgans kerap membuat berita yang menyudutkan Pemerintah Dunia di One Piece.
Morgans menjadi incaran Im Sama untuk dibunuh apabila dia tidak mengikuti perintah dan berpihak kepada Pemerintah Dunia. Karena peran Morgans sebagai pemilik berita sangat berbahaya untuk Im Sama. Lantaran keberadaan media bisa mempengaruhi pemikiran dari masyarakat yang dikhawatirkan tidak pro lagi ke Pemerintah dunia.
Baca Juga: TRAGEDI ONE PIECE: Morgans Tolak Disuap Nyaris Mati di Tembak CP5
Kantor koran berita ekonomi dunia
Hal itu berawal, ketika semua jurnalis dan redaktur kantor media beria ekonomi morgans sibuk bekerja. Mereka tengah sibuk memikirkan apa yang akan menjadi headline berita di koran yang akan dicetak besok.
Namun tiba-tiba ada seorang karyawan memberikan keras kepada Morgans merupakan cek uang. Dia adalah orang dari organisasi intelijen pemerintah dunia bernama Cipher Pol atau CP berhasil masuk menyamar menjadi jurnalis yang bekerja di kantor berita Morgans.
Baca Juga: Waduh! Demi Berita Besar Morgans Sadap Den Den Mushi Gorosei
Tiba-tiba CP5 mengajukan cek berupa uang dengan jumlah yang sangat besar. Tetapi Morgans menolak karena CP meminta Morgans tidak menuliskan berita yang menyudutkan pemerintah dunia.
Penolakan itu kantor koran mau dihancurkan dan Morgans mau ditembak. Untung yang ditugaskan Pemerintah Dunia hanya agens CP5 tingkat rendah yang bisa dilawan Morgans dengan mudah. Ternyata Morgans juga sedikit mempunyai kemampuan berkelahi.
Mendapatkan ancaman jelas seperti itu di depan matanya Morgans segera melakukan tindakan. Morgans menyuruh semua karyawannya untuk pulang dan melakukan pekerjaan di rumah.
Lalu semua jurnalis di larang Morgans lagi ke kantor. Hal itu karena dia tidak ada lagi kantor dan Morgans kabur.
Morgans tinggal di balon udara badan bekas kantor lamannya
Morgans membawa badan kantornya yang berbentuk balon undara itu dengan burung. Kemudian sekarang diberinya mesin. Alhasil dia sekarang memiliki kantor di udara namun hanya dia saja yang tinggal. Semua karyawannya tidak lagi ada di kantor tersebut.

