RELUNG.ID – Musim kemarau membuat potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mengalami peningkatan.
Salah satunya di daerah Kabupaten OKI, Sumsel.
Terpantau setidaknya ada 118 titik api atau hotspot di wilayah OKI yang tersebar di 14 kecamatan.
Baca Juga: FAKTA ONE PIECE: Kantor Koran akan Dihancurkan! Morgans Tidak Lagi Punya Kantor
Kepala BPBD OKI, Lestiadi mengatakan, berdasarkan laporan BMKG menyatakan bahwa 2023 wilayah Kabupaten OKI mengalami musim kemarau kering dan siklus empat tahunan.
Bahkan, karhutla tahun diperkirakan sama seperti tahun 2019 lalu.
“Titik api ini dominan di wilayah Tulung Selapan, Pangkalan lampam, Pampangan, Cengal, Sungai Menang dan Air Sugihan.
Baca Juga: Diadaptasi dari Webtoon Populer, ‘The Killing Vote’ Catat Awal yang Baik di Episode Pertamanya
Tapi, memang ada beberapa kecamatan yang belum terpantau titik apinya,” katanya.
Berdasarkan data Manggala Agni dan data satelit luas wilayah Karhutla yang terjadi di OKI hingga hari ini tercatat sekitar 154 Hektar.
Hal ini tentunya dikhawatirkan karena suhu panas akan terus terjadi hingga September mendatang.
Baca Juga: TRAGEDI ONE PIECE: Morgans Tolak Disuap Nyaris Mati di Tembak CP5
“Potensi karhutla dapat semakin meningkat hingga September mendatang,” terangnya.
Karena itu, dia mengimbau warga OKI untuk lebih waspada dan berharap warga ikut membantu Satgas Karhutla untuk memadamkan dan meminimalisir Karhutla di OKI ini.

