RELUNG.ID — Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor OJK Regional 7 Sumatera Selatan, Selasa (7/1/2025).
Kunjungan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, terutama terkait kredit macet yang dialami pelaku UMKM di Sumsel serta pelaksanaan kebijakan pemerintah mengenai penghapusan piutang macet.
Fauzi menyoroti data yang menunjukkan jumlah UMKM di Sumsel yang memenuhi syarat untuk dihapus kredit macetnya belum mencapai 1.000 pelaku usaha. Ia mengusulkan pelonggaran persyaratan dan perpanjangan waktu implementasi kebijakan hingga satu tahun ke depan.
“Target Presiden Prabowo adalah penghapusan kredit macet untuk 1 juta UMKM pada 2025. Namun, realisasi saat ini baru sekitar 100 ribu UMKM karena ketatnya persyaratan,” ujar Fauzi.
Kepala OJK Regional Sumsel, Arifin Susanto, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No. 47/2024 tentang Penghapusan Piutang Macet bagi UMKM.
Ia juga mencatat tingkat Non-Performing Loan (NPL) di Sumsel sebesar 1,95 persen, yang mencerminkan perilaku bayar pelaku UMKM yang cukup baik.
Selain membahas kredit macet, Arifin menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur, termasuk peningkatan jumlah penerbangan domestik, untuk mendukung perekonomian UMKM.
Ia juga mengumumkan rencana ekspor dua kontainer kopi Sumsel ke Malaysia pada akhir Januari 2025 sebagai bagian dari upaya mengembalikan kejayaan kopi Sriwijaya.
“Melalui berbagai program yang kami jalankan, kami optimis pertumbuhan ekonomi Sumsel akan terus meningkat sepanjang 2025,” tutup Arifin.[AYK]

