RELUNG.ID – Pemerintah Kota Palembang menargetkan gelaran Festival Bidar Tradisional 2025 akan menyedot lebih dari 60 ribu penonton, melampaui capaian tahun lalu. Tak hanya sebagai ajang budaya, festival ini juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Palembang, yang dikenal sebagai kota seribu sungai.
Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Sulaiman Amin, mengungkapkan optimisme tersebut seiring persiapan intensif yang telah dilakukan sejak jauh hari.
“Tahun lalu kita mencapai sekitar 60 ribu penonton. Tahun ini targetnya harus lebih tinggi, karena kita akan tampilkan sesuatu yang berbeda,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Festival perahu bidar akan digelar selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Lokasinya tetap di Sungai Musi, ikon Kota Palembang yang setiap tahun menjadi saksi tradisi warisan leluhur itu.
Hingga akhir Juli, tercatat sudah ada 24 perahu hias dan 3 perahu bidar yang terdaftar sebagai peserta. Sulaiman menyebut, peserta datang dari berbagai latar belakang, mulai dari BUMN, komunitas, kalangan swasta, hingga asosiasi budaya.
Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, panitia berkomitmen melakukan penataan alur Sungai Musi secara lebih rapi agar festival berlangsung tertib dan aman bagi penonton maupun peserta.
Salah satu gebrakan baru tahun ini adalah pemutaran film dokumenter yang mengisahkan sejarah dan filosofi bidar, ditujukan khusus untuk menarik minat generasi muda, termasuk Gen Z.
“Ini penting agar budaya bidar tidak hanya dinikmati secara visual, tapi juga dipahami nilai-nilainya oleh generasi penerus,” jelas Sulaiman.
Walikota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa Festival Bidar bukan sekadar pertunjukan tahunan, tetapi sudah masuk dalam kalender kegiatan nasional.
“Festival ini harus dikelola secara profesional dan meriah. Koordinasi lintas sektor, termasuk Forkopimda, sangat penting agar pelaksanaannya berjalan lancar,” tegasnya.

