RELUNG.ID – Festival Candi Bumi Ayu yang berlangsung selama satu pekan resmi berakhir, namun gaungnya masih terasa bagi masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Tak sekadar hiburan, event budaya itu dinilai mampu menjadi pemicu meningkatnya perputaran ekonomi daerah, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
DPRD Kabupaten PALI yang turut hadir dalam festival tersebut melihat langsung antusiasme masyarakat dan geliat UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah.

Puluhan stan UMKM yang ikut serta menjadi daya tarik tersendiri di Lapangan Gelora 10 November, Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbulah SH MH, menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku usaha lokal yang terus berinovasi.
Ia berharap momentum ini dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk-produk karya anak daerah.
“Kami mengajak masyarakat PALI untuk terus mendukung UMKM lokal. Setiap pembelian produk mereka adalah bentuk kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurut Firdaus, UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Karena itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar produk-produk kreatif, kuliner, hingga kerajinan tangan dari PALI semakin dikenal di luar daerah.
“Ke depan, DPRD akan terus memberikan dukungan agar UMKM kita semakin berkembang dan mampu bersaing. Potensi UMKM di PALI sangat besar dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tambahnya.

Festival Candi Bumi Ayu diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mengangkat nilai sejarah dan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan ekonomi keluarga serta memperluas jaringan pemasaran. (adv)

