RELUNG.ID-Semangat seni pertunjukan kembali menggema di Kota Palembang. Festival Teater Sumatera IV resmi dibuka di Graha Budaya Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Selasa (6/10/2026).
Mengusung tema “Merawat Bukit Barisan”, festival ini menjadi ruang pertemuan bagi insan teater dari berbagai penjuru Pulau Sumatera untuk menampilkan karya sekaligus memperkuat jejaring seni dan budaya.
Festival yang berlangsung selama dua hari, 6-7 Oktober 2026, menghadirkan beragam pertunjukan teater, eksplorasi artistik hingga ruang apresiasi budaya yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Sebanyak 10 provinsi ambil bagian dalam Festival Teater Sumatera IV. Mereka yakni Sumatera Selatan, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung.
Masing-masing kontingen membawa identitas budaya, karakter pementasan serta kekayaan tradisi daerah yang dituangkan dalam karya mereka.
Pembukaan festival dilakukan Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Pandji Tjahjanto.
Dalam sambutannya, Pandji mengatakan tema “Merawat Bukit Barisan” memiliki makna yang luas. Menurutnya, merawat Bukit Barisan bukan hanya berkaitan dengan menjaga bentang alam, tetapi juga melestarikan warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Merawat Bukit Barisan berarti merawat alam sekaligus budaya yang menjadi jati diri masyarakat Sumatera,” ujar Pandji.
Menurut Pandji, festival tersebut menjadi ruang bagi para seniman untuk saling berbagi inspirasi, memperluas kolaborasi kreatif sekaligus melahirkan gagasan baru yang dapat memperkaya dunia seni pertunjukan Indonesia.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kata dia, berkomitmen terus memberikan dukungan terhadap perkembangan seni dan budaya, khususnya bagi generasi muda yang memiliki potensi di bidang teater.
“Festival seperti ini diharapkan mampu melahirkan regenerasi pelaku seni yang berkualitas,” tukasnya.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan kehadiran Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap kontingen Kota Prabumulih yang dipercaya mewakili Sumatera Selatan pada Festival Teater Sumatera IV.
“Kami bangga Prabumulih dipercaya membawa nama Sumsel. Semoga tampil maksimal dan menginspirasi,” kata Franky.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Selatan Rudi Irawan mengatakan Festival Teater Sumatera IV menjadi wadah strategis untuk menjaga kesinambungan seni teater sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
“Sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman,” ujar Rudi.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan peserta asal Bengkulu, Emong. Ia menilai festival tersebut memberikan ruang bagi para pegiat teater untuk belajar dan bertukar pengalaman.
“Festival Teater ini membuka ruang belajar, bertukar pengalaman, sekaligus mempererat persaudaraan antarseniman Sumatera,” ujarnya.
Menutup rangkaian pembukaan, Rudi mengajak seluruh peserta menampilkan karya terbaik sekaligus menjadikan festival sebagai ruang untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga warisan budaya.
“Mari jadikan festival ini sebagai ruang berkarya, berkolaborasi, dan menjaga warisan budaya Sumatera untuk generasi mendatang,” tutup Rudi. [YSF]

