RELUNG.ID — FIFA dikabarkan tengah mempertimbangkan penambahan jumlah peserta di putaran final Piala Dunia 2030 menjadi 68 negara. Jika terwujud, ini akan menjadi jumlah partisipan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, melampaui rencana 48 negara di Piala Dunia 2026.
Usulan ini pertama kali disampaikan oleh delegasi FIFA dari Uruguay, Ignacio Alonso, dan mendapat respons positif dari Presiden FIFA, Gianni Infantino. Kini, ide tersebut sedang dikaji lebih lanjut oleh FIFA.
“Usulan untuk menganalisis Piala Dunia dengan 64 tim dalam rangka merayakan 100 tahun Piala Dunia FIFA pada 2030 diajukan secara spontan dalam pertemuan Dewan FIFA pada 5 Maret 2025,” kata juru bicara FIFA.
Piala Dunia 2030 sendiri dijadwalkan berlangsung di tiga negara: Maroko, Spanyol, dan Portugal. Sementara Piala Dunia 2026 mendatang juga akan digelar di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Di sisi lain, Timnas Indonesia masih berpeluang besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Saat ini, “Garuda” menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup C di Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia. Dengan empat laga tersisa, kesempatan Indonesia untuk mengukir sejarah masih terbuka lebar.
Pada Ronde Ketiga ini, juara grup dan runner-up otomatis lolos ke Piala Dunia 2026. Sementara tim peringkat ketiga dan keempat akan kembali bersaing di babak play-off.
Dengan semakin banyaknya slot yang tersedia di Piala Dunia mendatang, harapan Indonesia untuk tampil di ajang sepak bola terbesar dunia itu kian nyata. Kini, perjuangan Timnas di sisa laga kualifikasi menjadi kunci untuk mewujudkan mimpi tersebut.[THQ]

