RELUNG.ID – Setelah sebelumnya kota Pagar Alam gagal terpilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Regional Sumatera.
Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam mengajukan menjadi lokasi pendirian dan pembangunan Sekolah Taruna Nusantara.
Pengajuan ini disampaikan langsung Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah pasca tinjauan Colonel Colonel Czi Sulistiyo Gunawan sebagai PPBJ Madya Puskon Barahanan Kementrian Pertahanan RI di dampingi oleh Damdim 04/05 Lahat Letkol Asis Kamarudin.
Dia menerangkan, lokasi yang diajukan kepada pemerintah pusat untuk pendirian Sekolah Taruna Nusantara ini sama dengan lokasi yang sebelumnya di rencanakan untuk pembangunan STPD yakni lahan pemerimtah daerah dekat dengan Bandara Atung Bungsu di kecamatan Dempo Selatan.
“Beberapa waktu lalu kami mengundang pejabat Kemenhan yang ketika itu juga di dampingi Damdim meninjau lokasi yang kami ajukan jadi lokasi pendirian Sekolah Taruna Nusantara dan semoga saja inisiiatif ini selanjutnya disetujui pemerintah pusat karena harapannya kota Pagar Alam memiliki institusi pendidikan yang kita ketahui bersama merupakan sekolah pencetak kader kader pemimpin,” katanya.
Sejauh ini, pihak Kementerian Pertahanan menapresiasi atas sambutan hangat dan kesiapan Pemkot Pagar Alam dalam mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan karakter dan bela negara.
Dengan pertimbangan teknis dan geografis, lokasi pembangunan Sekolah Taruna Nusantara ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan sarana pendidikan berstandar nasional tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan pendidikan serta memperkuat Ketahanan Nasional melalui pembentukan generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
“Sejarah juga menuliskan bahwa kota Pagar Alam sendiri pada masa sebelum kemerdekaan pernah ada sekolah Perwira yang melahirkan banyak figur pejuang kemerdekaan yang bergelar pahlawan nasional seperti Bambang Utoyo dan banyak lainnya dan harapan kami ini bisa kembali diulang dengan dididrikan sekolah ini,” tutupnya. (TFK)

