RELUNG.ID – Mitsubishi Motors tengah mempersiapkan mobil listrik (EV) hatchback berperforma tinggi yang akan diproduksi oleh Foxtron, divisi otomotif milik Foxconn.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Mitsubishi untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik melalui kemitraan global.
Sebelumnya, Mitsubishi dan Nissan telah menjalin kerja sama pada tahun lalu untuk berbagi infrastruktur dan teknologi kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Kini, untuk pasar Australia, Mitsubishi memilih Foxtron sebagai mitra utama dalam mengembangkan hatchback listrik terbarunya.
Berdasarkan laporan industri, model baru Mitsubishi ini akan berbasis pada Foxtron Bria, sebuah hatchback listrik yang dikembangkan Foxtron. Artinya, kendaraan tersebut kemungkinan akan menggunakan platform dan perangkat keras yang sama.
Model dasar Bria dibekali motor listrik di roda belakang dengan tenaga puncak 220 tenaga kuda (hp). Sementara itu, varian penggerak semua roda (AWD) menawarkan tenaga hingga 400 hp, yang mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam 3,9 detik.
Kedua varian menggunakan baterai 57,5 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 517 km berdasarkan standar NEDC. Namun, jarak tempuh menurut standar EPA diperkirakan akan lebih rendah.
Untuk pengisian daya, mobil ini mendukung daya hingga 134 kW, memungkinkan pengisian dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Meski berbasis Bria, Mitsubishi diperkirakan akan menambahkan desain dan karakter khasnya pada tampilan luar maupun detail interior, sehingga tetap mencerminkan identitas merek Jepang tersebut.
Hatchback listrik performa tinggi ini dijadwalkan meluncur di Australia pada paruh kedua tahun ini. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait rencana pemasaran ke negara lain. (LWM)

