RELUNG.ID – Permasalahan e-Materai membuat sebagian pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 frustasi.
Hal ini diduga menjadi menurunnya minat untuk empat formasi CPNS di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Dimana, di tahun 2024 Kabupaten tersebut membuka 184 formasi untuk tenaga kesehatan dan teknis.
“Dari 20 Agustus sampai berakhirnya 6 September ini, formasi penting seperti dokter anestesi dan pranata komputer masih minim pelamar,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang, Dwi Riyanto dikutip dari rmolsumsel, Kamis (5/9).
Dia mengaku memang total pelamar yang terdaftar sudah mencapai 2.488 orang. Namun, hanya 1.065 pelamar yang berhasil menyelesaikan proses pendaftaran. Dari pelamar yang berhasil menyelesaikan proses pendaftaran ini, masih ada formasi yang sepi peminat.
Formasi ini yaitu tenaga medis untuk beberapa posisi seperti dokter anestesi, dokter umum, dokter gigi, dan pranata komputer masih belum terisi sepenuhnya.
Padahal, formasi-formasi ini sangat krusial dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan infrastruktur teknologi di Kabupaten Batang.
“Kami belum mengetahui pasti mengapa masih sepi peminat ini. Apakah masih ragu dengan stabilitas karir sebagai ASN atau ada faktor lainnya,” terangnya.
Namun, dia mengaku ada sejumlah hambatan yang cukup signifikan yaitu masalah penggunaan e-materai. Dia mengakui, banyak calon pelamar yang mengalami kesulitan dalam mengunggah dokumen yang membutuhkan e-materai, sehingga hal ini menjadi salah satu penyebab lambatnya proses pendaftaran.
“Di tempat kami, banyak pelamar yang curhat karena kesulitan dengan e-materai. Namun, ini di luar kendali kami,” keluh Dwi Riyanto.
Hambatan teknis ini tentu menambah frustrasi para calon pelamar, terlebih dengan batas waktu pendaftaran yang semakin menipis.
Meskipun masalah ini cukup mengganggu, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengenai kemungkinan perpanjangan waktu pendaftaran.
“Belum ada informasi lebih lanjut dari BKN terkait perpanjangan waktu, meskipun banyak pelamar yang mengalami masalah teknis dengan e-materai,” pungkasnya. (YIP)

