RELUNG.ID – Sebanyak 101 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (9/5/2025). Peresmian itu dilakukan langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru di Auditorium Bina Praja, Pemprov Sumsel.
Gubernur Herman Deru secara tegas meminta para CPNS agar menjauhi mentalitas ingin cepat kaya dari jabatan. Ia menekankan pentingnya semangat pengabdian dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
“Cukup dan bertanggung jawablah dengan amanah yang diemban. Jangan pernah berharap jadi kaya dari jabatan ini,” tegas Herman Deru dalam sambutannya.
Ia menyampaikan, perjalanan karier sebagai ASN akan berlangsung dalam waktu yang panjang, rata-rata hingga 30 tahun. Oleh karena itu, para CPNS diminta tidak main-main dalam menjalani profesi ini dan tidak menjadikannya sekadar pelampiasan keinginan orang lain.
“Jangan sampai menjalani ini hanya untuk memenuhi keinginan orang lain. Kalian adalah pelayan masyarakat, bukan bos,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menekankan pentingnya etika pelayanan, terutama di sektor kesehatan. Ia tidak ingin mendengar keluhan dari masyarakat terkait sikap abai atau tidak profesional dari para ASN.
“Saya tidak ingin dengar ada pasien mengeluh karena sikap tenaga kesehatan. Jangan jadi ASN yang menyusahkan masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta CPNS memahami struktur dan postur organisasi Pemprov Sumsel. Ia mengibaratkan ASN harus mengetahui seluk-beluk “rumah” tempat mereka bekerja, mulai dari jumlah kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan di Sumsel.
Kepala BKD Provinsi Sumsel H. Ismail Fahmi yang turut hadir menjelaskan, dari total 4.025 pelamar yang mendaftar, hanya 104 orang yang dinyatakan lulus seleksi. Namun, tiga orang di antaranya mengundurkan diri, sehingga hanya 101 CPNS yang diresmikan.
“Dari formasi 185, sebanyak 81 subspesialis tidak ada pelamar. CPNS yang diresmikan hari ini terdiri dari tenaga kesehatan dan teknis, tersebar di sejumlah OPD seperti Diskominfo, Biro Humas dan Protokol, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, hingga RSUD Siti Fatimah,” ungkap Ismail.
Gubernur Herman Deru pun menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh CPNS yang kini menyandang status ASN dapat menjadi sosok yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan diri sendiri. (DSK)

