Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Garda Prabowo Desak Presiden Copot Budi Arie Usai Namanya Tercantum dalam Dakwaan Judol
Politik

Garda Prabowo Desak Presiden Copot Budi Arie Usai Namanya Tercantum dalam Dakwaan Judol

alwiBy alwi20/05/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi / Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Organisasi masyarakat (ormas) Garda Prabowo DKD Sumsel mendesak Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi dari kabinet, menyusul munculnya nama Budi dalam surat dakwaan kasus judi online.

Polemik ini memicu desakan reshuffle di tubuh Kabinet Merah Putih, yang baru berjalan beberapa bulan. Budi Arie, yang sebelumnya menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), disebut dalam dakwaan kasus judi online atas nama Zulkarnaen Apriliantony dkk.

Baca juga :   Buka Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Pj Wali Kota Palembang Sambut Hangat Presiden Jokowi

Dalam dakwaan itu, nama Budi disebut sebagai pihak yang dialokasikan bagian dari dana “pengamanan” situs-situs judi online, meskipun tidak ada keterangan bahwa ia mengetahui atau menerima uang tersebut.

Ketua Satgasus Garda Prabowo Sumsel, Feriyandi, menilai keberadaan Budi Arie di kabinet berisiko menimbulkan kegaduhan politik yang bisa mengganggu kinerja pemerintah. Ia secara tegas meminta Presiden mengambil langkah cepat dengan mencopot Budi dari jabatannya.

“Jika Presiden ingin menjaga kredibilitas dan integritas kabinet, maka langkah tegas harus segera diambil. Nama Budi Arie dalam dakwaan bisa menjadi titik lemah yang dimanfaatkan lawan politik,” ujar Feriyandi, Senin (20/5/2025).

Baca juga :   Kecanduan Narkoba Hingga Judol, Pria di Lubuklinggau Nekat Gelapkan Motor Pelajar

Feri menilai, Budi layak di-reshuffle di tengah kabar keterlibatannya dalam kasus dugaan permintaan jatah pengamanan situs judi online (judol) sebesar 50 persen saat menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), yang kini berubah nomenklatur menjadi Menteri Komunikasi Digital (Menkomdigi).

Menurutnya jika Budi Arie tetap dipertahankan, hal itu berpotensi menjadi polemik yang merusak ritme kerja kabinet dalam mewujudkan visi-misi Asta Cita.

“Kami harap bapak Presiden Prabowo Subianto harus segera mencopot Budi Arie Setyadi. Karena kami menilai hal ini akan menjadi polemik dan menganggu konsentrasi kerja kabinet kedepannya nanti,” tegasnya.

Baca juga :   Rapat Paripurna Memanas, DPRD Sumsel Kritik Absennya Gubernur dan Pejabat Pemprov

Menurut Feri, isu judi online merupakan salah satu perhatian utama publik, dan bila seorang menteri terlibat dalam pusaran kasus ini, maka kepercayaan terhadap pemerintahan bisa tergerus.

“Apalagi publik tahu Presiden Prabowo sangat tegas terhadap praktik judi online. Maka, pembiaran terhadap isu ini bisa menjadi blunder politik,” katanya.

Sementara itu, menanggapi munculnya nama Budi Arie Setiadi dalam dakwaan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Pro Jokowi (Projo) angkat bicara.

Baca juga :   Lampu Jalan hingga Kesehatan Warga, Jadi Fokus Reses DPRD Palembang Dapil V

Dia memaparkan, dalam beberapa hari belakangan ini, sejumlah media memberitakan mengenai alokasi sogokan untuk Ketua Umum Pro Jokowi Budi Arie ketika masih menjabat Menkominfo yang dipersiapkan oleh para terdakwa.

“Saya menanggapi agar berita tersebut tidak menjadi bahan framing jahat atau bahkan persepsi liar bahwa Budi Arie Setiadi terlibat dan menerima sogokan duit haram judi online,” ujar Handoko dalam keterangannya, Minggu (18/5/2025).

Handoko mengatakan, publik bisa mengecek fakta dan pemberitaan bagaimana Budi Arie berada di garis depan memberantantas judi online selama menjabat Menkominfo. Dalam surat dakwaan yang ditulis di media massa, kata Handoko, jelas disebutkan bahwa alokasi sogokan untuk tidak memblokir sejumlah situs judi online adalah kesepakatan para terdakwa.

Baca juga :   Dedi Mulyadi: Dari Mencuci Baju Pakai Tangan Hingga Menjadi Gubernur Jawa Barat

Handoko menekankan, surat dakwaan menyebut para terdakwa mengalokasikan 50 persen untuk Budi Arie, sementara sisanya dengan prosentase berbeda untuk para terdakwa.

“Dakwaan JPU tidak menyebutkan Budi Arie tahu, apalagi menerima uang haram tersebut. Faktanya, memang Budi Arie tidak tahu soal pembagian sogokan itu, apalagi menerimanya baik sebagian maupun keseluruhan. Kesaksian itu juga yang dijelaskannya ketika dimintai keterangan oleh penyidik Polri,” jelasnya.

Maka dari itu, Handoko menekankan betapa pentingnya keutuhan informasi untuk memahami persoalan. Dia pun meminta agar narasi jahat terhadap Budi Arie segera dihentikan.

Baca juga :   PDIP Sumsel Tersinggung Dituduh Budi Arie Terkait Judol

“Stop narasi sesat dan framing jahat untuk mendiskreditkan siapapun, termasuk bagi Budi Arie Setiadi. Kegaduhan akibat pembelokkan fakta sangat merugikan masyarakat. Hanya kecurigaan dan sesat pikir atau salah tuduh yang akan diperoleh, alih-alih mendapatkan kebenaran serta keadilan,” kata Handoko.

“Jangan belokkan fakta hukum dengan asumsi yang tidak faktual, apalagi framing jahat untuk membunuh karakter Budi Arie Setiadi,” pungkasnya. (tim)

Budi Arie Garda Prabowo Judol Presiden RI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLisa Mariana Dandan Maksimal di Sidang Perdana Gugatan Perdata di PN Bandung
Next Article Operasi Pasar Pemkab Muba: Beras dan Minyak Goreng Premium Dijual dengan Harga Terjangkau
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,917 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,789 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,762 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?