Nahas dialami Robin (45), warga Desa Tanjungan Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU. Hanya gegara salah paham, dia tewas ditiikam oleh temannya sendiri berinisial L (27), warga Desa Ulak Pandan Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU.
Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa berdarah tersebut terjadi di depan rumah warga bernama Kenken, di Desa Gunung Kuripan, Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU, Selasa (1/11), sekitar pukul 01.00 WIB.
Berawal ketika korban Robin dan pelaku L bertemu di lokasi kejadian. Lalu terjadi selisih paham hingga keduanya bertengkar, tersangka L mencabut senjata tajam dan langsung menusuk korban berulang kali.
Akibatnya, korban terkapar bersimbah darah dengan luka tusuk di perut bawah pusat, ketiak sebelah kanan dan luka robek di bagian pergelangan tangan. Sedangkan tersangka L, usai menusuk korban langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tessebut.
“Iya, kasusnya sedang kita ditangani dan pelaku masih dalam pengejaran anggota di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, kata Kapolres OKU, pihaknya juga sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. “Kapolsek dan anggotanya dibagi menjadi dua tim, ada yang ke TKP dan ada juga yang ke Puskesmas Pengandonan,” katanya.
Menurut AKBP Danu Agus Purnomo, akibat perkelahian itu korban meninggal dunia dengan tiga luka tusuk di bagian tubuhnya.
“Korban sempat dibawa ke Puskemas setempat untuk dirawat, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia,” ungkapnya.
Dari TKP, tambah Kapolres, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti sarung senjata tajam jenis pisau yanmg diduga milik pelaku.
“Selain sarung pisau, kita juga mengamankan sepasang sandal, baju serta celana milik korban. Anggota juga sudah mengambil keterangan dari beberapa saksi di TKP,” pungkasnya.
