RELUNG.ID – Partai Golkar menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyoroti asap kebakaran hutan dan lahan.
Ia menilai karhutla menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan karena dampaknya dapat dirasakan melampaui batas wilayah administrasi.
Bahkan, kondisi asap disebut turut dirasakan peserta Rakornis dan Bimtek yang tengah berada di Palembang.
“Implementasinya tentu tergantung persoalan di daerah. Setiap wilayah mempunyai persoalan tersendiri. Misalnya di sini ada persoalan karhutla, ada asap yang kita rasakan sampai di dalam hotel kita,” ujar Sarmuji.
Menurutnya, penyelesaian persoalan karhutla membutuhkan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota.
“Untuk penyelesaian persoalannya dibutuhkan komunikasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” katanya.
Sarmuji mengatakan persoalan tersebut akan dibawa melalui anggota Fraksi Partai Golkar di setiap tingkatan pemerintahan untuk dikoordinasikan lebih lanjut.
“Kita pasti akan membawa persoalan ini sampai ke masing-masing tingkatan supaya sama-sama kita kolaborasikan penyelesaian persoalan di masing-masing wilayah. Barangkali untuk wilayah yang lain beda persoalannya,” ujarnya.
Khusus Sumatera Selatan, ia mengatakan Fraksi Partai Golkar akan mendorong percepatan penanganan karhutla.
“Terkait karhutla di Sumsel, Fraksi Partai Golkar tentu akan berupaya mendorong kecepatan penanganan karhutla ini. Kedatangan kita ke sini untuk memperkuat apa yang sudah kita kerjakan dan tentu kita selaraskan lagi di DPR RI,” kata Sarmuji. (DSK)

