RELUNG.ID – Google mulai menggantikan Google Assistant dengan Gemini pada platform Android Automotive, sistem operasi yang terintegrasi langsung pada sejumlah kendaraan modern.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Google untuk memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di berbagai perangkat.
Peralihan tersebut sebenarnya telah diisyaratkan Google sejak laporan pendapatan perusahaan tahun lalu, sebelum akhirnya didemonstrasikan secara resmi dalam ajang Google I/O 2025.
Dengan investasi besar yang digelontorkan untuk pengembangan Gemini, pergantian dari Google Assistant ke asisten AI generasi baru ini dinilai sebagai langkah yang logis.
Berbeda dengan Google Assistant yang mengandalkan perintah suara dengan format tertentu, Gemini dirancang agar mampu memahami percakapan secara lebih alami. Pengguna tidak lagi harus menghafal perintah spesifik untuk mengoperasikan fitur kendaraan.
Sebagai contoh, jika sebelumnya pengguna perlu mengucapkan perintah seperti “Atur kontrol iklim ke level 5”, kini mereka cukup mengatakan “Tolong nyalakan AC” dan Gemini akan memahami maksud tersebut.
Perlu diketahui, pembaruan ini ditujukan untuk Android Automotive, yaitu sistem operasi yang tertanam langsung di dalam kendaraan. Platform ini berbeda dengan Android Auto, yang hanya berfungsi sebagai antarmuka ponsel yang ditampilkan pada layar infotainment mobil.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa transisi ke Gemini mulai digulirkan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) pada beberapa model Volvo, termasuk SUV listrik Volvo EX30.
Pengguna yang menerima pembaruan akan mendapatkan notifikasi untuk beralih ke Gemini secara sukarela. Jika diaktifkan, Gemini tidak mengambil alih tampilan utama sistem infotainment, melainkan hadir dalam bentuk panel interaktif berukuran kecil yang siap digunakan melalui perintah suara.
Google juga menambahkan tombol “Live” yang memungkinkan pengguna melakukan percakapan lebih panjang dengan Gemini tanpa harus terus mengucapkan kata pemicu.
Sebelumnya, Google telah lebih dulu menghadirkan Gemini sebagai pengganti Google Assistant bagi sebagian besar pengguna Android Auto.
Ke depan, perusahaan juga bersiap menghadirkan teknologi Gemini Intelligence, sistem AI yang diklaim mampu menyelesaikan tugas-tugas kompleks secara mandiri, termasuk menjalankan beberapa langkah pekerjaan di latar belakang serta menavigasi aplikasi dan situs web tanpa banyak campur tangan pengguna.
Google menyebut Gemini Intelligence akan mulai hadir pada lini Google Pixel 10 dan Samsung Galaxy S26 pada musim panas tahun ini, sebelum diperluas ke perangkat lain.
Teknologi tersebut juga diperkirakan akan menjadi bagian dari pengalaman berkendara berbasis Android Automotive di masa mendatang. (LWM)

