RELUNG.ID – Langit malam pada 13-14 Maret 2025 akan dihiasi peristiwa langka dan menakjubkan: gerhana bulan total pertama dalam dua tahun terakhir. Sayangnya, Indonesia tidak berkesempatan menyaksikan fenomena ini, namun wilayah Amerika Utara dan sebagian Eropa akan mendapatkan pemandangan terbaik.
Gerhana bulan total ini terjadi saat Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, membuat bayangan Bumi menutupi permukaan Bulan sepenuhnya. Akibatnya, Bulan akan tampak redup dan berubah warna menjadi oranye kemerahan, menciptakan pemandangan dramatis yang dikenal sebagai Blood Moon.
Dilansir dari berbagai sumber, gerhana bulan total ini akan berlangsung selama 65 menit, dengan puncaknya pada pukul 06.58 UTC atau sekitar 13.58 WIB. Proses gerhana dimulai pukul 03.57 UTC dan berakhir pada 10.00 UTC.
Kota-Kota dengan Pemandangan Terbaik
Berikut beberapa kota yang akan menikmati gerhana bulan total dengan pandangan sempurna:
– Amerika Utara: New York, Los Angeles, Chicago, Toronto, Ottawa
– Amerika Selatan: São Paulo, Buenos Aires, Santiago, Lima, Brasilia
– Eropa: Dublin, Lisbon, Casablanca
– Oseania: Auckland, Suva
Sementara itu, sebagian wilayah Eropa dan Asia seperti London, Paris, Tokyo, dan Sydney hanya bisa menyaksikan gerhana sebagian.
Meski tak terlihat di Indonesia, fenomena ini tetap bisa diikuti melalui siaran langsung atau platform digital yang menayangkan peristiwa astronomi. Jadi, jangan lewatkan kesempatan menyaksikan keindahan langit ini meskipun dari layar kaca! [THQ]

