RELUNG.ID – Partai Gerindra menerima dana bantuan politik sebesar Rp20.071.345.000 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bentuk dukungan atas perolehan suara partai tersebut dalam Pemilu 2024. Dana ini diserahkan pada acara Serah Terima Bantuan Keuangan Partai Politik di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2025).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra, Ahmad Muzani, mengungkapkan bahwa bantuan keuangan ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan raihan kursi dan suara dalam Pemilu 2024.
“Pada 2024, kami menerima bantuan Rp18 miliar. Kini, dengan pencapaian 86 kursi legislatif dan kemenangan Pilpres dengan perolehan suara 58,6 persen, bantuan kami meningkat menjadi Rp20 miliar,” jelas Muzani.
Muzani juga menyampaikan gagasan untuk membentuk badan usaha yang mengelola keuangan partai. Menurutnya, ini merupakan langkah strategis agar partai dapat lebih fokus menjalankan tugasnya sebagai penghubung aspirasi rakyat tanpa dibebani masalah ekonomi.
“Kami berpikir untuk menciptakan sumber keuangan yang mandiri, misalnya melalui badan usaha. Dengan demikian, partai tidak perlu mencari dana tambahan yang rawan penyalahgunaan. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bachtiar, turut memberikan apresiasi terhadap Gerindra atas catatan akuntabilitasnya. Selama lima tahun terakhir, Gerindra consistently meraih hasil baik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Bantuan ini diharapkan mampu mendukung terciptanya partai yang sehat, mandiri, dan kuat. Keberadaan partai politik sangat penting sebagai syarat utama berjalannya demokrasi di Indonesia,” kata Bachtiar.
Ia menambahkan bahwa peran partai politik tak tergantikan dalam sistem demokrasi.
“Tanpa partai politik, maka berakhir pula konsep negara demokrasi. Karena itu, kami mendukung setiap upaya partai untuk menjadi institusi yang profesional dan akuntabel,” tutupnya.[THQ]

