RELUNG.ID – Google mulai meluncurkan layanan baru bernama Google Pics, yang memungkinkan pengguna membuat sekaligus mengedit gambar dengan lebih presisi.
Layanan ini hadir sebagai produk mandiri sekaligus terintegrasi dengan sejumlah aplikasi Google Workspace.
Google menegaskan Google Pics bukan bagian dari Google Photos maupun Google Images. Layanan tersebut dirancang untuk memberikan kemampuan penyuntingan gambar yang lebih lengkap, termasuk menghasilkan gambar baru dan melakukan berbagai pengeditan tanpa harus memulai dari awal.
Dalam pengembangannya, Google Pics memanfaatkan teknologi Nano Banana, meski Google belum menjelaskan secara spesifik versi Nano Banana yang digunakan.
Salah satu keunggulan Google Pics adalah integrasinya dengan Google Workspace. Pengguna nantinya dapat mengedit gambar secara langsung dari aplikasi yang sedang digunakan, sehingga tidak perlu berpindah ke layanan penyunting gambar lain.
Integrasi Google Pics dimulai pada Google Docs dan Google Slides. Sementara itu, dukungan untuk Google Drive akan menyusul dalam beberapa minggu mendatang.
Google juga menyebutkan peluncuran layanan ini akan dilakukan secara bertahap selama beberapa minggu ke depan. Artinya, tidak semua pengguna akan langsung mendapatkan akses Google Pics pada saat yang sama.
Untuk saat ini, Google Pics tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra, serta sebagian besar pelanggan bisnis Google Workspace.
Kehadiran Google Pics memperluas pemanfaatan teknologi generatif Google dalam pembuatan dan penyuntingan visual.
Dengan integrasi langsung ke Workspace, pengguna dapat membuat atau menyempurnakan gambar tanpa harus meninggalkan dokumen maupun presentasi yang sedang dikerjakan.
Meski demikian, masih belum jelas alasan Google menghadirkan kemampuan tersebut sebagai layanan bernama Google Pics, alih-alih menjadikannya sebagai bagian langsung dari Gemini.
Google diperkirakan akan memperluas ketersediaan Google Pics secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang. (LWM)

