Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Google Terapkan Aturan Baru Sideloading Android di Indonesia, Pengguna Wajib Tunggu 24 Jam
Techno

Google Terapkan Aturan Baru Sideloading Android di Indonesia, Pengguna Wajib Tunggu 24 Jam

alwiBy alwi02/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Google Android. (Ilustrasi/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Google mulai menerapkan mekanisme perlindungan baru untuk proses sideloading aplikasi Android di Indonesia.

Kebijakan tersebut membuat pengguna harus melewati sejumlah tahapan tambahan sebelum dapat memasang aplikasi dari sumber yang belum terdaftar.

Selain Indonesia, mekanisme baru ini juga mulai diterapkan di Brasil, Thailand, dan Singapura. Kebijakan tersebut berlaku untuk perangkat yang menjalankan Android 7 atau versi yang lebih baru.

Baca juga :   Google: Pengadaan Chromebook Dilakukan Pemerintah, Bukan dengan Kami

Melalui sistem baru ini, pengguna yang ingin memasang aplikasi dari pengembang atau toko aplikasi yang belum terdaftar harus mengaktifkan opsi tertentu melalui menu Developer Options atau Opsi Pengembang.

Setelah itu, pengguna harus melakukan proses autentikasi dan memulai ulang perangkat. Pengguna kemudian diwajibkan menunggu selama 24 jam sebelum dapat melakukan sideloading terhadap aplikasi yang tidak terdaftar.

Google memberikan pilihan kepada pengguna yang memang membutuhkan akses sideloading. Setelah proses aktivasi selesai, izin tersebut dapat diberikan untuk jangka waktu tertentu, yakni tujuh hari, atau dipertahankan tanpa batas waktu sesuai pilihan pengguna.

Google sebelumnya menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keamanan ekosistem Android.

Baca juga :   Sony Naikkan Harga PlayStation 5 di Eropa, Segini Harganya

Salah satu tujuan utamanya adalah mencegah penipu memanfaatkan rekayasa sosial untuk membujuk pengguna memasang aplikasi berbahaya dari sumber yang tidak dikenal.

Berbeda dengan aplikasi yang didistribusikan melalui toko resmi, aplikasi yang dipasang melalui sideloading dapat berasal dari pengembang atau sumber yang belum melalui proses verifikasi tertentu.

Meski demikian, Google tetap mempertahankan kemampuan sideloading sebagai salah satu karakteristik Android. Pengguna masih dapat memasang aplikasi dari sumber di luar toko aplikasi resmi selama mengikuti mekanisme keamanan yang telah ditetapkan.

Sejumlah toko aplikasi yang telah diakui dalam ekosistem Android antara lain Google Play, Samsung Galaxy Store, Honor App Market, Oppo App Market, Xiaomi GetApps, vivo V-Appstore, dan Transsion Palm Store.

Baca juga :   Indonesia dan Malaysia Perpanjang Kerja Sama Pertukaran Mata Uang Senilai Rp82 Triliun

Penerapan mekanisme baru tersebut dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini, Brasil, Thailand, Singapura, dan Indonesia menjadi negara pertama yang mendapatkan sistem perlindungan baru tersebut.

Kebijakan ini memicu beragam tanggapan dari pengguna Android. Sebagian melihat tambahan proses tersebut sebagai langkah keamanan untuk mengurangi risiko pemasangan aplikasi berbahaya.

Di sisi lain, sebagian pengguna menilai prosedur yang lebih panjang dapat mengurangi fleksibilitas Android dalam memasang aplikasi dari luar toko resmi.

Google menegaskan perubahan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keamanan tanpa menghilangkan kemampuan sideloading. Namun, mekanisme serupa diperkirakan akan diperluas ke pasar lainnya dalam tahap penerapan berikutnya.

Baca juga :   Google Perkenalkan Fitur Baru Gemini: Berbagi Gambar Langsung dan Pembukaan Gemini Nano untuk Pengembang

Dengan aturan baru ini, pengguna Android di Indonesia yang terbiasa memasang aplikasi dari sumber luar perlu melewati proses tambahan sebelum dapat melakukan sideloading aplikasi yang belum terdaftar. (LWM)

Android Google Indonesia Sideloading
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSebut Sidang MK Ilegal, Ahli Rullyandi Diusir dari Ruang Sidang
Next Article Ngaku Anggota Polda Metro, Pria Ini Ternyata Polisi Gadungan
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?