RELUNG.ID- Karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna, menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Dedi Mulyadi melayat ke rumah duka korban di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026) pagi. Pantauan di lokasi, para pelayat mulai berdatangan sejak pukul 08.00 WIB dengan mengenakan pakaian bernuansa hitam.
Sejumlah karangan bunga turut memadati area sekitar rumah duka. Karangan bunga terlihat berasal dari berbagai tokoh nasional, di antaranya Puan Maharani serta Meutya Hafid.
Dedi Mulyadi tiba di lokasi sekitar pukul 08.21 WIB bersama Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.
“Saya menyampaikan duka yang mendalam, semoga peristiwa ini adalah peristiwa terakhir. Artinya, seluruh kelalaian kita dalam melakukan penataan infrastruktur lalu lintas darat, laut, dan udara harus segera dibenahi,” ujarnya.
Diketahui, kecelakaan terjadi pada Senin (27/4/2026) malam saat KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Nur Ainia Eka Rahmadhynna sempat dilaporkan hilang kontak setelah kejadian sebelum akhirnya dipastikan menjadi salah satu korban meninggal dunia.
Pihak KompasTV melalui pernyataan resminya turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian salah satu karyawannya.
“Keluarga besar KompasTV menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan melalui akun media sosial, Selasa (28/4/2026).[YKP]

